Pelantikan Kepala Desa Se Kab. Sragen Masa Jabatan 2019-2025.

.

Pelantikan Kepala Desa Se Kab. Sragen Masa Jabatan 2019-2025.

Jumat, 27 Desember 2019

Sragen, bhayangkaraperdana.com -  Bertempat di Gedung Sasana Manggala Sukowati (SMS) Sragen telah dilaksanakan Pelantikan Kepala Desa Se Kab. Sragen Masa Jabatan 2019-2025 oleh dr.Hj.Kusdinar Untung Yuni Sukowati (Bupati Sragen) sebanyak 167 orang, sebagai penanggungjawab Drs. Tatag Prabawanto Bawono, MM (Sekda Sragen) yang dihadiri sekitar 2000 orang. Jum’at(27/12/2019)pukul 07.30 - 10.00 Wib.


Hadir dalam kegiatan tersebut dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati (Bupati Sragen), H. Dedy Endriyatno SE (Wakil Bupati Sragen), AKBP Yimmy Kurniawan, SIK.MH.MIK. (Kapolres Sragen), Mayor Inf Wijiono (Kasdim 0725/Sragen), Drs. Tatag Prabawanto B, MM (Sekda Sragen), Dipto Brahmono (Kasi Intel Mewakili Kajari Sragen), Peltu Pian (Mewakili Dansubdenpom IV/4-1 Sragen), Untung Wibowo Sukowati (Anggota DPRD Prop Jateng dari Fraksi PDIP), Suparno, SH,MH (Ketua DPRD Sragen), Bambang Widjo Purwanto (Wakil DPRD Sragen), Asisten I,II dan III Setda Kab.Sragen, Kadir,SH (Ketua Panitera Kejari Sragen), Kepala OPD Kab.Sragen, Muspika se Kab.Sragen, BPD, LP3MD, PJ Lurah, Ketua Panitia,  Kades Terpilih beserta keluarga.

dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati selaku Bupati Sragen mengungkapkan," bahwa Hari ini adalah hari yang bersejarah bagi kita semua, baru kali ini saya melantik sebanyak 167 kepala desa secara serentak, saya ingin memberikan beberapa evaluasi terkait dengan Pilkades terkait tugas satgas anti money politik ini belum ada apa-apanya, namun paling tidak ini menjadi sejarah baru bagi Kab.Sragen karena telah melaksanakan Pilkades serentak dengan aman dan lancar.

Beberapa evaluasi dan catatan masih saja terjadi pelanggaran dan beberapa hal yang tidak kita inginkan, tapi secara umum kami melihat dan memantu sudah jauh tertib dan punya rasa malu untuk tidak melakukan money politik, saya pastikan kedepan kita akan terus membentuk satgas anti money politik dalam setiap kegiatan politik di Kab.Sragen," Jelasnya.

Dari 167 orang yang ikut Pilkades, ada 68 orang adalah yang merupakan petahanan dan ini menandakan bahwa pemegang kuasa tertinggi adalah ditangan rakyatnya, kita ini adalah jabatan politik dan saya bupati sragen bekerja selama 5 tahun dan apabila masyarakat menginginkan pasti akan dipilih kembali, karena pemimpin adalah seorang yang melayani rakyat dan masyarakat.

Pilkades ini selalu lebih ramai dan langsung berhadapan dengan masyarakat, jadi tugas pertama kades adalah merangkul dan mendatangi kompetitor kemarin yang telah membantu kelancaran dalam Pilkades, bapak ibu harus ingat dan pahami bagaimana kita bisa menjadi Kades tanpa Ngasorake dan kita sakti tanpa aji-aji, itu semua agar dilaksanakan karena saya masih melihat situasi yang belum kondusif pasca Pilkades Serentak di wilayah Kab. Sragen," Ujarnya.

“ Saya mengucapkan selamat atas pencapaian bapak ibu pada hari ini, syukuri jadi pemimpin dengan amanah, kata amanah selalu kita ucapkan dalam setiap waktu yakni untuk dilindungi dan merupakan titipan dan kita sudah berusaha untuk bisa memperoleh tanggungjawab dan amanah dari masyarakat, mari kita tunaikan dengan baik dan jangan berpikir untuk menghianati," Kata Bupati.

Tahun depan 2020 saya memastikan semua desa di Kab.Sragen harus menetapkan SISKEUDES dalam penyusunan APBDes, karena aplikasi tersebut sudah disiapkan dan peruntukannya untuk Pemerintahan Desa dan pada tahun 2020 ada hal yang baru dan kebijakan yang baru yakni kepala desa mendapatkan gaji sebesar Rp.4.000.000,- dan kepala desa akan mendapatkan gaji ke -13, karena kebutuhan semakin lama semakin tinggi, untuk pemberian gaji setiap bulan akan diberikan secara non tunai atau langsung melalui atm.
Kegiatan dilanjutkan dengan ucapan selamat kepada Kades yang dilantik oleh Forkopimda Kab.Sragen dan sesi foto bersama," Pungkasnya.(Heri/hms)