Peringatan Hari Jadi RSUD dr Soediran Mangun Sumarso Yang Ke 64 Tahun 2020 Kabupaten Wonogiri.

.

Peringatan Hari Jadi RSUD dr Soediran Mangun Sumarso Yang Ke 64 Tahun 2020 Kabupaten Wonogiri.

Selasa, 14 Januari 2020

Wonogiri, bhayangkaraperdana.com - Dengan mengambil tema " Nyawiji Sesarengan  Mbagun RSUD "  peringatan HUT RSUD dr Soediran Mangun Sumarso   mengandung makna  bahwa dengan kebersamaan  dan persatuan seluruh Elemen  Civitas Hispital RSUD  wonogiri dapat mewujudkan  peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien. (senin 13/01/2020).

Direktur  rumah sakit umun  daerah  dr setyorini  mengungkapkan bahwa di rumah sakit  umum daerah (RSUD  Soediran Mangun Sumarso telah  banyak melaukan pembenahan  dalam segi apaun dalam pemanfaatan penggunaan alat- alat kesehatan  canggih Ekstacorporeal  Shock Lithotripsy ( ESWL ) adalah alat kesehatan yang di gunakan untuk memecah  batu ginjal  dalam saluran kemih  dengan menggunakan  gelombang kejut  menjadi  fragment kecil²( lembut).yang akan keluar bersamanan dengan air seni.

RSUD  Wonogiri ditetapkan izin operasionalnya oleh Mentri Kesehatan  pada tanggal 13-januari-1956, sebagai rumah sakit Tipe D   dan pada  tanggal itulah juga sebagai hari lahirnya  RSUD  Kabupaten Wonogiri, seiring dan sejalan dengan perkembangan  tuntutan publik  yerhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, maka pembenahan  pelayanan dilakukan dengan kerja keras oleh keluarga besar RSUD  Wonogiri  yang membawa peningkatan terhadap Tipe rumah sakit  menjadi Tipe C  pada tanggal 11 juni 1983, dan kemudian menjadi  Tipe B pada tanggal 5 juni 1996  serta berdasarkan  Menkes  No 544/ menkes/SK/IV/1996 menjadi Tipe B  non pendidikan  yang menjadi dasar peningkatan kelas Rumah Sakit.
Perubahan nama  menjadi RSUD Soediran Mangun Sumarso  berdasarkan perda  No II  tahun 2008 tentang susunan or dan oganisasi dan tata kerja  Lembaga Teknis  kabupaten wonogiri, serta pemberian nama tersebut untuk  menghormati  pimpinnan yang pertana  bertugas  sebagai Kepala  RSUD  Wonogiri periode 1956-1965.

 Adapun Prestasi yang dimiliki antara lain: 1 pada tahun 2018 RSUD  memperoleh penghargaan  dari kementian PAN & RB  sebagai unit penuelenggara pelayanan publik  dengan katagori sangat baik, 2.  pada tahun 2018  RSUD juga memperoleh penghargaan dari  Komisi Informasi jawa tengah dalam hal keterbukaan  infirmasi publik, sebagai  Badan Publik  dengqn katagori  Informatif, 3.  Pada tahun 2019  RSUD  memperoleh penghargaan  dari Kementrian  PAN & RB sebagai Role  Mode  unit penyelenggara  pelayanan publik  dwngan katagori  sangat baik, 4.  Tahun 2019  RSUD  Memperoleh penghargaan  dari Komisi  Informasi Jateng   dalam hal  keterbukaan informasi publik   sebagai badan  publik  dwngan katagori   menuju Informatif (  peringkat tertinggi  untuk penilaian  RSUD  kabupaten /  kota  sejateng).

Direktur dr Setyorini  mengatakan "Berdasarkan di RSUD  yang di miliki, banyak pasien  di wonogiri yang memiliki kasus  batu ginjal  dan saluran kemih,  hal ini dimungkingkan  karena kualitas air tanah di wonogiri  banyak yang mengandung kapur sehingga memicu banyak nya pasien yang kena batu ginjal dan penyumbatan saluran kemih"  katanya.

Dengan adanya alat ini  Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy ( ESWL)  harapan nya "  Pasien cukup melaksanakan pemeriksaan  di polikinik urologi  dan dokter akan menentukan prosedur tindakan  bila dipastikan terdapat batu ginjal  tersebut  dan untuk biaya /tarif sama dengan tindakan operatif"  pungkasnya. (ang.s).