AKIBAT PETANI TELEDOR MESIN TRAKTOR DIEMBAT PENCURI

.

AKIBAT PETANI TELEDOR MESIN TRAKTOR DIEMBAT PENCURI

Rabu, 26 Februari 2020

Grobogan, bhayangkaraperdana.com -  Akibat keteledoran dan kecerobohan para petani, akhir-akhir ini banyak terjadi pencurian mesin traktor. Pasalnya alat pembajak sawak traktor mestinya dijaga atau dibawa pulang . Oleh karena kecerobohan petani dibiarkan begitu saja disawah sehingga menjadi sasaran empuk para pencuri.

Seperti halnya yang sedang penimpa Joko Prasetyo petani asal desa Toko kecamatan Penawangan yang harus gigit jari melihat mesin traktornya hilang dicuri orang.

Joko mengaku sudah lama kebiasaan seperti ini dilakukannya dengan alasan lebih praktis dan mudah karena areal yang dia kerjakan juga sekitar situ aja.

Melihat kejadian tersebut dirinya pasrah meskipun sudah melaporkannya kepada pihak berwajib.

Hal sama juga menimpa Suharto petani Kedunglo desa Geyer kecamatan Geyer yang harus kehilangan mesin traktornya ketika ditinggal disawah.

Kepala Desa Geyer Hj.Sri Budiyani ketika ditemui awak MBP  diruangnya Rabu ( 26 / 2/2020 ) menghimbau, " agar alat pertanian seperti traktor supaya dijaga dengan baik.Kalau tidak mampu menjaganya sebaiknya dibawa pulang, "Terangnya.

Hal sama juga disampaikan oleh Kabag OPS Polres Grobogan Kompol Sutomo, "agar petani tidak ceroboh artinya jangan membiarkan alat - alat pertanian termasuk traktor ditengah sawah. Kalau tidak bisa menjaga mestinya dibawa pulang. Jangan sekali - sekali memberi kesempatan pada pencuri, "Tegasnya. ( im@m )