BABINSA PELEMAN MEMANTAU PEREDARAN PUPUK BERSUBSIDI DIWILAYAH BINAAN.

.

BABINSA PELEMAN MEMANTAU PEREDARAN PUPUK BERSUBSIDI DIWILAYAH BINAAN.

Senin, 10 Februari 2020

Sragen, bhayangkaraperdana.com -
Minggu, 09 Pebruari 2020, Babinsa Desa Peleman Serka Suripan melaksanakan pemantauan dan pengecekan ketersediaan pupuk bersubsidi di Kios Pupuk milik Bpk.Sunarso,Spd Dk.Platuk Rt.13 Desa Peleman Kec.Gemolong.

Pemerintah memberikan pupuk  bersubsidi kepada para petani dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional. Pemberian pupuk bersubsidi ini haruslah memenuhi enam prinsip utama yang sudah dicanangkan atau disebut 6T, yakni tepat jenis, tepat jumlah, tepat harga, tepat tempat, tepat waktu, dan tepat mutu.

Mengenai pupuk bersubsidi ini diatur dalam Surat Keputusan Menperindag No. 70/MPP/Kep/2/2003 tanggal 11 Pebruari 2003, tentang Pengadaan dan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Untuk Sektor Pertanian. Kementrian pertanian sudah menjalin kerja sama dengan pihak Kepolisian dan TNI untuk mengawasi peredaran pupuk subsidi. silakan laporkan kepihak berwenang bila menemukan kejanggalan," ungkap Serka Suripan.

Ditempat yang sama Bapak Sunarso,Spd mengatakan,"bahwa
Permentan ini juga mengatur alokasi pupuk bersubsidi di tingkat provinsi. Pemerintah provinsi melalui Surat Keputusan (SK) Dinas Pertanian Provinsi membagikan alokasi tersebut ke tingkat kabupaten. Selanjutnya, pemerintah kabupaten melalui SK Dinas Pertanian Kabupaten membagikannya ke tingkat kecamatan.

Peraturan-peraturan itulah yang menjadi pedoman bagi kami dalam menyalurkan pupuk bersubsidi. Terkait alokasi pupuk bersubsidi yang berkurang di berbagai daerah, Sunarso, Spd menyatakan, alokasi pupuk bersubsidi nasional memang menurun.Penurunan alokasi pupuk bersubsidi ini berdampak secara merata hampir di seluruh daerah,termasuk di kabupaten sragen," ujar Sunarso,Spd.

Upaya pengawalan penyaluran pupuk bersubsidi salah satunya melalui pelaksanaan verifikasi dan validasi penyaluran pupuk bersubsidi yang hendaknya dilakukan secara proaktif dengan sebaik-baiknya,ini sebagai bagian dari kegiatan pengecekan dan pemantauan oleh anggota TNI (Babinsa) terhadap penyaluran pupuk bersubsidi di masing-masing wilayah binaanya. (Heri/Suripan)