Kapolsek Bawen MEPES IWAK (Memberi Pesan Simpatik Ibu dan Emak - Emak)

.

Kapolsek Bawen MEPES IWAK (Memberi Pesan Simpatik Ibu dan Emak - Emak)

Kamis, 20 Februari 2020

Ungaran, bhayangkaraperdana.com - Kapolsek Bawen Kabupaten Semarang Akp Mudjiyono S. Sos, M.M, membuat Program Inovasi kembali yaitu MEPES IWAK (Memberi Pesan Simpatik dan Emak - Emak) di kelurahan Bawen, Kamis (20/2/2020).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka acara Pelatihan Kader Pemberdayaan Perempuan Kelurahan Bawen yang diikuti oleh Perwakilan dari 13 Rw sekitar 100 Orang. Dalam kesempatan tersebut dihadiri pula Kapolsek  Bawen AKP Mudjiyono, S.Sos, M.M, Lurah Bawen Suhartono dan Pemateri lain serta Bhabinkamtibmas Aiptu Heru Iskandar.

Dalam Kesempatan tersebut Pesan Simpatik kepada Ibu dan Emak - Emak (Mepes Iwak) tentang bahaya Radikalisme dan Terorisme, para Ibu dan Emak Emak sangat Antusias menyimak dan mendengarkan materi maupun pesan yang di berikan.

Kapolsek  Bawen AKP Mudjiyono, S.Sos, M.M, Menjelaskan "Adapun Pengertian Radikalisme adalah Kelompok atau aliran yang menginginkan perubahan sosial dan Politik dengan cara yang keras atau singkat," kata Akp Mudjiyono.

"Sedangkan yang melatarbelakangi seseorang menjadi Radikal antara lain pemahaman keliru atau sempit tentang agama, Ketidakadilan Sosial, Dendam Politik, dan Kesenjangan Ekonomi. Dan Ciri ciri seseorang menjadi Radikal adalah Mendadak Anti Sosial, Menghabiskan waktu dengan Komunitasnya yang dirahasiakan, Mengalami perubahan sikap emosional ketika berbicara seputar pandangan politik dan agama, Mengungkapkan kecurigaan dan kritik berlebihan terhadap praktek masyatakat secata umum, Memutus komunikasi dengan orang tua serta keluarga, dan Cenderung tidak senang dengan pemikiram ulama dan organisasi moderat," Jelasnya.

" Dan Pesan akan efektif serta bisa diterima dengan baik oleh tiga Sasaran yaitu Mother, Girl dan Young (Ibu, Perempuan, dan kawula Muda) bila mana dapat memahami hal tersebut," imbuh Kapolsek Bawen.

Kontributor: Bintang
Editor: Arie