Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkab Sragen Gelar Rakor Penanganan Virus Corona.

.

Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkab Sragen Gelar Rakor Penanganan Virus Corona.

Sabtu, 21 Maret 2020


Sragen, bhayangkaraperdana.com  - Rapat Koordinasi Penanggulangan Covid 19 (Corona Virus) sebagai pimpinan rapat dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati (Bupati Sragen) penangungjawab kegiatan Drs Tatag Prabawanto  B, MM (Sekda Sragen) yang dihadiri sekitar 60 orang. Bertempat di Aula Sukowati Sekda Kab.Sragen,Jum'at(20/3/ 2020) pukul 08.00 s.d 10.00 Wib
Hadir dalam kegiatan tersebut dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati (Bupati Sragen), Letkol Kav. Luluk Setyanto M.P.M (Dandim 0725/Sragen), AKBP Raphael Sandhi Cahya Priambodo, S.I.K (Kapolres Sragen), Drs Tatag Prabawanto  B, MM (Sekda Sragen), Ahmad Yasin SH.MH (Kepala Pengadilan Negeri Sragen), Drs. Suhardi, SH, MH (Kepala Pengadilan Agama Sragen), Dipto Brahmono (Kasi Intel Mewakili Kajari Sragen), Drs. Hanif Hanafi, SH.MH (Kamenag Sragen ), Letkol Inf Yefta Sangkakala S.Sos (Danyonif Raider 408/Sbh), Suparno, SH,MH (Ketua DPRD Sragen), Dr. Didik (Direktur RSUD Kab.Sragen), Camat se Kab.Sragen, Seluruh Kepala Satker,Kaban,Kabag dan Kadinas Kab Sragen.
dr. Hj. Kusdinar Untung Yuni Sukowati (Bupati Sragen) mengatakan di Sragen tadi malam yang disampaikan ada 135 orang dalam pantauan yang ada di wilayah Kabupaten Sragen dan ternyata dengan dirilisnya itu sudah menimbulkan kepanikan tersendiri bagi masyarakat.
Saat ini sebenarnya kita dari sisi pemerintah kita wajib memberitahukan kepada masyarakat kita dan wajib memberitahukan kepada wartawan tapi begitu Itu dirilis ternyata menimbulkan kepanikan tersendiri bagi warga masyarakat
Pastikan semuanya bisa memahami agar bila ada pertanyaan walaupun kita sudah punya call center orang akan lebih senang bertanya kepada kita yang menjadi bagian dari pemerintah.
“ Camat untuk bisa sosialisasi dan menggerakkan desa untuk secara mandiri membuat disinfektan untuk disemprotkan ke lingkungannya sampai ke tingkatan desa dan RT ada partisipasi aktif juga dari masyarakat kemudian kita tidak akan mungkin kuat sendiri sehingga nanti akan meminta bantuan TNI dan Polri untuk turut serta berperan dan membantu kita “ ucap Bupati Sragen.
Menurut Letkol Kav. Luluk Setyanto M.P.M (Dandim 0725/Sragen) menuturkan bahwa terkait penanganan covid 19 kami siap untuk mendukung kegiatan Pemerintah daerah dalam penyemprotan disinfektan ataupun dalam bentuk Soisalisasi kami akan siap membantu dalam kegiatan tersebut.
“ Informasi dari rekan Babinsa yang berada diwilayah untuk kegiatan masyarakat saat ini masih normal normal saja dan ini merupakan suatu hak mereka mungkin masyarakat kita memandang biasa atau bahkan tidak tahu mengenai covid 19 dan ini perlu kita waspadai sebagai atensi perlunya disosialisasikan kepada Masyarakat “ ujarnya.
“ Saran saya kepada pemerintah Kab.Sragen jangan panik namun perlu disiapkan suatu rencana untuk memonitor,menagulangi dan menagani yang terdampak yang mungkin kena mengenai virus korona ini “ imbuh Luluk.
Untuk mengantisipasi kenaikan harga bahan bahan pokok supaya tidak terjadi kepanikan dimasyarakat perlu kita memantau perkembangan situasi harga bahan pokok tersebut termasuk kita pantau keluar masuknya bahan pokok di Sragen.
Dr. Didik selaku Direktur RSUD Kab.Sragen mengungkapkan sampai saat ini di Kab.Sragen tidak ada ada yang terkena covid-19 tetapi dari kami tetap memantau pasien-pasien saat ini yang sakit pilek,batuk dan demam selama 2 pekan kedepan untuk memastikan terjangkit tidaknya pasien tersebut.(Heri/hms)