KAPOLRES SEMARANG PIMPIN TIM FORKOPIMDA BERSAMA BPBD KAB. SEMARANG PENYEMPROTAN CAIRAN DISINFEKTAN

.

KAPOLRES SEMARANG PIMPIN TIM FORKOPIMDA BERSAMA BPBD KAB. SEMARANG PENYEMPROTAN CAIRAN DISINFEKTAN

Senin, 30 Maret 2020

Ungaran, bhayangkaraperdana.com - Polres Semarang bersama BPBD dan Tim perwakilan Forkopimda Kab. Semarang melaksanakan penyemprotan  disinfektan ke jalan-jalan di wilayah Kabupaten Semarang, Sabtu (28/3/2020).

Kapolres Semarang AKBP Gatot Hendro Hartono SE Msi mengatakan, bahwa yang dilakukannya ini dengan tujuan agar penyebaran wabah virus Corona akan semakin berkurang khususnya di wilayah Kabupaten Semarang. Penyemprotan disinfektan ini dilakukan hingga mulai dari batas kota Taman Serasi Ungaran, batas kota Salatiga maupun sampai di Palagan Ambarawa dengan jarak mencapai 25 Km.
Dan armada yang di gunakan yaitu Water Cannon, pemadam kebakaran serta tangki air yang berisikan cairan disinfektan.

“Untuk melakukan penyemprotan disinfektan ini, disiapkan tidak kurang 50 ton atau 50.000 liter cairan disinfektan. Dan akan dilakukan secara berkala dengan keliling wilayah Kabupaten Semarang. Harapannya, agar wabah virus corona atau Covid-19 berkurang, ini sebagai wujud antisipasi yang kita lakukan,” kata kapolres  Semarang.

Sementara Wakil Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha SH MH menyatakan, bahwa pemberantasan wabah virus corona di Kabupaten Semarang akan terus diupayakan. Di antaranya selalu diberikan  himbauan kepada masyarakat melakukan penyemprotan disinfektan, dan inisiatif pembuatan bilik-bilik disinfektan.

“Khusus untuk bilik disinfektan ini, masih kita bahas. Sebelumnya dan akan melihat contoh di Desa Kalongan yang sudah ada,” kata wakil bupati semarang.

Berkaitan dengan jelang hari raya, dan pemudik yang akan datang ke wilayah Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha mengimbau kepada masyarakat yang belum mudik bahwa hendaknya tidak mudik terlebih dahulu. Hingga sekarang ini, sudah tidak ada bus gratis, namun tetap saja ada masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi untuk perjalanan mudiknya.

“Masalah terkait mudik ini masih kami bahas dan nantinya jika ada pemudik tetap akan dilakukan pengecekan secara berkala sejak tiba di terminal atau di tempat-tempat lain. Sekali lagi ini masih kita bahas bersama - sama,” jelas Ngesti. (Bintang)