LELANG TANAH BONDO DESO BAGIAN DARI PESTA RAKYAT

.

LELANG TANAH BONDO DESO BAGIAN DARI PESTA RAKYAT

Jumat, 13 Maret 2020

Grobogan, bhayangkaraperdana.com -  Kegiatan rutin tahunan Lelang Bondho Deso merupakan bagian dari pesta rakyat.
Pasalnya Lelang Bondho Deso atau identik dengan sewa tanah desa yang dilakukan secara terbuka merupakan bentuk kegiatan dengan ciri khusus serta khas sekali.

Dimana masyarakat desa setempat berbondong - bondong datang ke Balai Desa untuk berjuang mendapatkan sawah garapan milik desa yang disampaikan secara terbuka dengan harga saling tawar untuk sewanya.
Meskipun disana ada proses tawar menawar dengan harga tertinggi sebagai pemenang, akan tetapi oleh panitia lelang tetap di pandu.
Maksudnya ketika sudah ada penawaran dua tiga kali, pimpinan lelang segera mengakhirinya dengan cara ketuk palu

Masyarakat saling menawar dengan keberanian membuka harga dan penawaran tertinggi akan dimenangkan oleh masyarakat, sehingga dia yang berhak mengerjakan tanah tersebut selama setahun.

Meskipun penuh semangat dan heroik akan tetapi tidak ada saling emosi , mereka berkompetisi secara sehat dan tetap legowo siapapun yang memenangkan dan mendapat duluan tanah garapan.
Itulah kegiatan yang menarik di desa yang jarang ditemukan oleh masyarakat kota. Seperti halnya yang baru terjadi dan dilaksanakan di Desa Genengadal Kecamatan Toroh Kamis (12/03/2020 ).

Kegiatan lelang bondho deso berjalan cukup seru dan menarik akan tetapi tetap kondusif.
Sekdes Desa Genengadal memimpin langsung proses lelang tersebut. Secara arif dan bijaksana Sekdes dalam  memimpin kegiatan lelang tersebut.
Sesekali menghidupkan musik dan lagu untuk memacah agar peserta lelang tidak tegang sekaligus bisa terhibur

Meskipun dalam pelaksanaan terkadang dijumpai ada posisi tanah yang strategis sehingga yang terjadi harga  saling kejar akan tetapi Sekdes segera menjatuhkan palu  untuk mengakhirinya proses tawar menawar harga tersebut.
Menurut keterangan Priyono selaku Kepala Desa Genengadal ada 147 petak tanah desa yang dilelangkan untuk digarap warganya pada tahun 2020 ini

Yang diantaranya Dusun Beru 35 petak dan Dusun Kedung 25 petak.
Untuk meringankan warganya Kades Genengadal mematoknya dengan warga yang masih wajar Artinya  tidak mahal misal bahkan ada lokasi yang harganya tidak naik sama sekali.
Misalkan terjadi kenaikan tetap tidak banyak dan semua akan dilihat posisi tanahnya dahulu.
Sedangkan harga tahun ini kisaran Rp 2.5 juta sampai Rp 3 juta.
Dan semua kenaikan harga tanah yang dilelangkan juga dalam rangka untuk memajukan Desa Genengadal.

" Kami mewakili pemerintah Desa Genengadal mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat kami yang hadir di Balai Desa secara tertib dan penuh kegembiraan." terang Kades Genengadal.

Pihaknya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Petugas kecamatan Toroh, jajaran Polsek Toroh serta Koramil Toroh yang telah ikut berperan aktif sehingga kegiatan lelang tanah bondo deso tahun ini berjalan lancar, aman serta tertib
Sedangkan masyarakat yang sudah mendapatkan tanah garap.

Selanjutkan melengkapi proses administrasi dengan melakukan pembayaran harga sewa tanah kepada petugas panitia lelang secara bergantian sesuai nomor petak sawah yang akan dikerjakannya. (Im@m)