Mengaku Dirampok Dan Dirampas Mobil Sewanya Ompong Akhirnya Dilaporkan Pemiliknya

.

Mengaku Dirampok Dan Dirampas Mobil Sewanya Ompong Akhirnya Dilaporkan Pemiliknya

Senin, 23 Maret 2020

Ungaran, bhayangkaraperdana.com - Kasus Penipuan dan Penggelapan  yang terjadi di wilayah Polsek Bringin Polres Semarang berhasil diungkap oleh jajaran Polsek Bringin Polres Semarang, Jumat (20/3/2020).

Dalam gelar perkara di lobby Sat Reskrim Polres Semarang diamankan pelaku penipuan dan penggelapan atas nama Sabar alias Ompong (44)  yang beralamatkan di Dusun Krandon Rt 01 Rw Desa Kalijambe Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang. Pelaku yang tidak tamat sekolah dasar ini berprofesi sebagai wiraswasta.

Modus pelaku adalah dengan serangkaian kata bohong dan janji - janji palsu dalam melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan sebuah mobil milik Muhammad Alif Faizan (43) domisili Dusun Truko Rt 02 Rw 02 Desa Truko Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang. Dan dalam kasus ini pemilik mobil selaku korban mengalami kerugin sekitar Rp. 130. 000. 000,- (seratus tiga puluh juta rupiah).

Kronologi kejadian bermula hari minggu (11/8/2019) pelaku meminjam satu (1) unit Toyota Avanza E warna abu -abu nopol H 9404 FL dengan alasan untuk digunakan bekerja di Jawa Timur dan setiap harinya akan membayar sewa sebesar Rp. 300. 000,- (tiga ratus ribu rupiah). Setelah mobil Toyota Avanza di bawa pelaku, sampai sekarang pelaku tidak melunasi uang sewa dan mobil tersebut menurut keterangan pelaku kepada korban telah dirampas orang atau di rampok di depan SPBU Mijen Semarang Timur.

Kapolres Semarang AKBP Gatot Hendro Hartono, S.E., M.Si Menjelaskan bahwa "pelaku menjelaskan kepada korbanya bahwa mobil yang disewanya hilang dirampas di daerah atau depan SPBU Bubakan Mijen Semarang Timur dan korban meminta pelaku untuk membuat surat pelaporan ke polsek namun tidak di indahkan oleh pelaku," kata AKBP Gatot saat gelar perkara.

" karena kecurigaan korban dan alasan pelaku yang tidak masuk akal akhirnya korban melaporkan pelaku ke kami selaku jajaran kepolisian. Dan saat penyidikan dan mencari keterangan saksi disinilah terungkap bahwa di daerah SPBU Bubakan Mijen tidak ada kejadian perampasan mobil dan di Polsek Mijen pun tidak ada pelaporan akan kejadian tersebut, " Jelas Kapolres Semarang.

" Karena tindakannya ini pelaku dijerat dengan dua (2) pasal yaitu 378 dan atau 372 KUHPidana tentang penipuan dan penggelapan. Barang bukti yang kami amankan BPKB Mobil Toyota Avanza dan untuk mobil Toyota Avanza sendiri masih dalam pencarian dan pengejaran dan saat ini kasus masih dalam pengembangan dan pendalaman oleh petugas kami," Pungkasnya. (Bintang)