Beberapa Usaha Swalayan Di Kab Semarang Tak Berijin, Ironis Sekali.

.

Beberapa Usaha Swalayan Di Kab Semarang Tak Berijin, Ironis Sekali.

Rabu, 22 April 2020

Ungaran, bhayangkaraperdana.com - Diduga Oknum Pejabat Bekingi Swalayan yang Tak Berijin di wilayah Kab Semarang, sangat ironis sekali, Selasa
(21/4/2020)

" Usaha swalayan tersebut sudah berdiri dan beroperasi , namun setelah tim investigasi mencari data, ternyata terdapat beberapa usaha swalayan yang ijin usahanya tidak jelas, " kata Nugroho salah satu tokoh masyarakat peduli Kab Semarang.

" Disperindag Kab Semarang sudah melayangkan surat kepada pelaku usaha swalayan karena sudah habis masa perijinannya, hingga habis batas beroperasi, akan tetapi usaha swalayan tersebut masih aktif dan beroperasi, "ucapnya.

" Pasalnya ijin usaha swalayan tersebut  sudah habis pada 2019 yang lalu,  dan tdk bisa diperpanjang karena melanggar Perda, namun Pemilik yakin ijinya pasti keluar krn sdh diurus oleh Pejabat, jadi merasa aman, namun sampai berita ini ditulis ijinya tidak bisa keluar, hingga keluar surat penutupan atau penyegelan atas  ijin usaha tersebut, karena smp sekarang masih berdiri dan masih beroperasi, " ujarnya.

" menurut keterangan informasi masa berlaku ijin, hingga pemberitahuan daftar ulang, hingga penutupan dan penghentian operasional yang secara teknis sudah sesuai dengan aturan berlaku ke dinas terkait, "jelasnya

" Tapi tim mendapatkan data akurat dari instansi terkait atas  ijin yang telah melanggar perda tersebut, " ucapnya.

" Di sayangkan lagi, ada oknum pejabat yang ada dibelakang pelanggaran perijinan ini, sungguh di sayangkan sekali , padalah hal tersebut sangat merugikan  pendapatan Kab Semarang, dan seharusnya pejabat tersebut memberi arahan atas ijin usaha yang benar sehingga dapat menambah penghasilan pendapatan daerah Kab Semarang, " tambah Nugroho.

" Semoga hal ini tidak berlarut larut hingga seterusnya yang mengakibatkan kerugian pendapatan daerah dan jelas Sekali bahwa tindakan tersebut melanggar perda yang ada, " ucapnya

" Mohon kejadian ini menjadi masalah yang perlu di benahi dan ditindak lanjuti agar Kab Semarang menjadi lebih baik, " pungkasnya.(Arie B/nug)