Kami Warga Siwakul Tidak Pernah Menolak, tegas Ketua RW08

.

Kami Warga Siwakul Tidak Pernah Menolak, tegas Ketua RW08

Minggu, 12 April 2020
Ketua RW08 beserta Tokoh Masyarakat 

Ungaran, bhayangkaraperdana.com - Akibat penolakan sejumlah warga kampung Siwakul Kelurahan Bandarjo pada saat akan adanya pemakaman jenasah korban Covid - 19 perawat dari RSUP Kariadi Semarang yang berinisial N_K berdomisili di Susukan Kecamatan Ungaran Timur pada hari kamis, 9 April 2020.

Sehubungan dengan hal tersebut membuat warga Siwakul secara langsung maupun tidak mendapat cercaan dan cemoohan dari para netizen di media sosial.

 Selaku Ketua RW08 Daniel Sugito menyampaikan, "setelah kejadian tersebut kami Pengurus RW08 beserta Ketua RT01hingga RT09 dan tokoh masyarakat mengadakan pertemuan mendadak, karena kami merasa kecewa dan marah kepada oknum penolak pemakaman jenasah, yang akhirnya beberapa orang di amankan pihak berwajib sehingga nama Siwakul kelurahan Bandarjo Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah menjadi tidak baik. Dan kami langsung berkoordinasi untuk membuat pernyataan dan klarifikasi kepada publik, " ucap Daniel, Sabtu (11/4/2020)malam.

Bertempat di rumah Ketua RW08 yang dihadiri beberapa tokoh masyarakat juga ada yang menuturkan, "bahwa warga secara umum tidak mempermasalahkan pemakaman jenasah di karenakan memang mempunyai orang tua yang juga di makamkan di pemakaman tersebut".

" Selain itu dari awal pihak keluarga almarhumah sudah memohon ijin kepada petugas makam Siwarak dan Ketua RW setempat dan di ijinkan, " kata Ketua RW08 Daniel Sugito.

" Beberapa poin pernyataan warga antara lain yaitu : - bahwa dari awal warga Siwakul tidak menolak pemakaman jenasah tersebut.
- bahwa yang menolak hanya beberapa orang yang tidak tahu prosedur, " tegas Daniel.

" Kami selaku Ketua RW, RT dan tokoh masyarakat  Siwakul memohon maaf yang sebesar- besarnya kepada Keluarga almarhumah, Pemerintah kabupaten Semarang, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, PPNI Jawa Tengah, Satuan gugus tugas penanganan Covid - 19 dan seluruh masyarakat/netizen atas kejadian kemarin, " pungkasnya.
(Novi/Yuli)