KORBAN JATUH DARI JEMBATAN BUKAN BEGAL YANG DIBUANG

.

KORBAN JATUH DARI JEMBATAN BUKAN BEGAL YANG DIBUANG

Jumat, 24 April 2020

Salatiga, bhayangkaraperdana.com - Korban jatuh dari jembatan tepatnya dijalan Jend Sudirman Salatiga, bukan seorang begal yang di buang, melainkan sebuah kecelakan yang dialami korban pada hari Rabu ( 22/04/2020 ) dan di temukan pada hari Kamis ( 23/04/2020 ).

" Setelah dilakukan penyidikan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Argomulyo Akp Iptu Asikin beserta jajarannya, korban Aron Viki (22) warga Dusun Tegal Waton, Desa Manggisan, Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang ini, sekitar pukul 18:00 WIB pada hari rabu ( 22/04/2020) korban duduk di beton pembatas jembatan dengan bersandar tiang bambu yang di tutup dengan seng, setelah berjalan kaki dari rumahnya yang hendak menunggu angkutan untuk menuju ke rumah kakak perempuannya yg beralamat di Desa Karangpete Salatiga.

Akp Iptu Asikin selaku Kapolsek Argomulyo Salatiga menjelaskan, "  bahwa korban hendak istirahat duduk di beton pembatas jembatan tersebut dengan bersandar disebuah tiang bambu yang ditutup dengan seng, setelah melakukan perjalanan dari rumahnya, " katanya.

" Tanpa disadari kalau tempat yang dibuat sandaran itu roboh, dan korban terjatuh pada ketinggian sekitar 5 meter dan mengakibatkan patah lengan kaki dan tangan," Terangnya.

" Korban baru diketahui oleh saksi Faizal Arif Laksana (27) warga Argobudoyo, Argomulyo dan Jawardi (37) warga Ledok, Argomulyo Salatiga dan langsung melaporkan ke Polsek Argomulyo, "Jelasnya.

" Korban langsung kita evakuasi dengan bantuan dari jajaran Pauker Polres Salatiga, RSUD Salatiga dan warga sekitar dengan menggunakan alat derek untuk mengangkat korban dari jurang kedalaman 5 meter tersebut," Imbuhnya.

" Saat ini korban sudah dirawat di RSUD Salatiga, dan korban bukan seorang begal yang dibuang, tidak seperti berita yang beredar di media masa, yang menerangkan korban adalah begal," Tandasnya.(Indra Garuda)