PASAR PAGI KOTA SALATIGA DI DESAIN PHYSICAL DISTANCING

.

PASAR PAGI KOTA SALATIGA DI DESAIN PHYSICAL DISTANCING

Kamis, 30 April 2020

Salatiga, bhayangkaraperdana.com - Pemerintah Kota Salatiga menerapkan aturan untuk mendesain khusus pasar pagi, dengan diberlakukannya Physical Distancing, guna mencegah penyebaran rantai Covid 19 dan diharapkan agar regulasi ekonomi tetap berjalan,Rabu (29/04/2020).

" Dengan penerapan Physical Distancing ini, tetap diwajibkan kepada masyarakat untuk selalu menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dengan menggunakan masker dan selalu menjaga kebersihan dengan mencuci tangan, sehingga bisa mengurangi penyebaran Covid 19 ".

Sudirman selaku Kepala UPTD A Pasar Salatiga menerangkan, jumlah pedagang pasar pagi mencapai 853 yang berasal dari berbagai daerah, yang tergabung dalam 8 kelompok paguyuban.

" Lapak setiap pedagang mempunyai ukuran yang sama, aturan Pemerintah ini juga telah disepakati oleh 8 paguyuban, dengan ukuran lapak, 1 meter kali 1 setengah meter persegi, dan jarak antara para pedagang 1 meter, dimaksudkan agar pedagang tidak saling berhimpitan, begitu juga dengan para pembeli," Ungkapnya.

" Dengan adanya wabah Covid 19 ini, berdampak pada pendapatan seluruh pedagang, dengan penurunan pendapatan yang sangat drastis," Terangnya.

Begitu juga disampaikan Suyadi pedagang aneka ikan di pasar Blauran, pada musim wabah ini pendapatan bersih tidak lebih dari Lima puluh ribu rupiah, bahkan sering hanyan mendapat laba bersih sekitar Tiga puluh ribu rupiah, bahkan ada pedagang yang hanya mendapatkam laba bersih Sepuluh ribu rupiah, dan mengharap agar masa wabah Covid 19 ini cepat berakhir, agar bisa kembali normal," Ucapnya. (Indra Garuda)