POLRES SALATIGA ADAKAN PELATIHAN PRA OPERASI KETUPAT CANDI 2020

.

POLRES SALATIGA ADAKAN PELATIHAN PRA OPERASI KETUPAT CANDI 2020

Minggu, 26 April 2020

Salatiga, bhayangkaraperdana.com - Pelatihan Pra Operasi Ketupat Candi 2020, melalui kegiatan optimalisasi Preemtif, Preventif yang didukung Gakkum dan Banops guna meningkatkan kemampuan personil dan menjalin sinergitas antar fungsi dalam rangka mendukung program Pemerintah dalam kaitannya mengenai larangan bagi masyarakat agar tidak melakukan mudik, guna mencegah penyebaran Covid 19, acara tersebut berlangsung di Pendopo Polres Salatiga pada hari Sabtu (25/04/2020).

Dalam acara tersebut juga dihadiri sejumlah jajaran Pejabat dan anggota Polres Salatiga dan dalam sambutannya Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat mengucapkan banyak terima kasih kepada peserta Lat Pra Ops Ketupat Candi 2020 yang sudah melaksanakan giat tersebut mulai hari Jumat (24/04/2020).

Masih dalam sambutannya Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat juga menjelaskan," Kegiatan Operasi Ketupat Candi 2020 ini akan berlangsung selama 37 hari untuk mengamankan kegiatan masyarakat guna menekan angka penyebaran Covid 19, khususnya Kota Salatiga yang mengalami peningkatan cukup signifikan dan sudah berada di zona merah, " Tegasnya.

" Di Jawa Tengah hanya Kota Brebes yang sampai saat ini masih berada di zona hijau, artinya penyebaran Covid 19 masih bisa teratasi, dan dalam agenda kedepan akan mencoba merumuskan dengan Kabupaten Semarang, dalam memutus penyebaran rantai Covid 19 dengan melakukan opsi terakhir yaitu Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ), "Imbuhnya.

"Dengan melakukan edukasi kepada masyarakat agar tidak berkecil hati atau panik dan menghimbau agar masyarakat tidak mengucilkan pasien yang terjangkit virus ini atau bagi pasien yg sudah dinyatakan sembuh, seyogyanya bisa saling mensupport dan diharapkannya pula kepada seluruh Stake Holder di Jawa Tengah ini bisa berperan aktif meningkatkan intensitas dalam penindakan dan melakukan himbauan secara masif kepada seluruh masyakat, " Jelasnya.

AKBP Rahmad Hidayat juga menegaskan bahwa di Kota Salatiga ini terdapat 4 Cluster yaitu pulangnya warga dari luar Negeri, Pekerja yang melakukan laju antar Kota dan Dokter di RSUD Salatiga.

" Dalam giat mengoptimalisasi Preemtiv dan Preventif yang di dukung oleh Gakkum dan Banops dititik perbatasan Kota Salatiga akan dilakukan pemeriksaan secara ketat, begitu juga pihak Disperindakgkop akan melakukan penertiban untuk Pasar Tradisional dan Pasar Modern, agar bisa menekan angka penyebaran Covid 19 di wilayah Kota Salatiga," Pungkasnya.

Kasat Intelkam AKP Santosa menegaskakan," agar masyarakat juga harus berperan aktif, menjaga dan membentuk Kampung Siaga di tingkatan RT maupun RW untuk mencegah adanya tindakan kriminalitas yang memanfaatkan situasi ini dan tentunya ikut menekan angka penyebaran wabah Covid 19," Tandasnya.(Indra Garuda)