Disperindag : "Kami Akan Tindak Tegas Bila Melanggar Atau Membuka Segel Yang Melanggar Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2018.”

.

Disperindag : "Kami Akan Tindak Tegas Bila Melanggar Atau Membuka Segel Yang Melanggar Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2018.”

Selasa, 12 Mei 2020
Kabid perdagangan Disperindag Kab Semarang, Widada Mutiara 

Ungaran, bhayangkaraperdana.com - Masih mengenai penyegelan Toko Swalayan Modern Alfamart di Kabupaten Semarang berjejaring yang telah disegel Satpol PP bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Semarang, Rabu(6/5/2020)lalu.

Dan Sejumlah toko modern tersebut tetap buka melayani pembeli keluar masuk seperti biasa, meski di pintu kaca masih ditempel segel dari Satpol PP bertuliskan “Bangunan dan atau Kegiatan di dalam Bangunan ini DIHENTIKAN Melanggar Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2018.”

Adapun hal tersebut Lembaga Swadaya Masyarakat(red.LSM) Kab Semarang dan beberapa awak media mendatangi kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Semarang Jalan Jln. Diponegoro (Kompleks Perkantoran Candiasri) Ungaran Kab Semarang, Senin (11/5/2020) Siang.

Untuk meminta klarifikasi kejadian pembukaan segel tersebut dan masih beroperasinya alfamart kembali.

Kabid perdagangan Disperindag Kab Semarang Widada Mutiara menyampaikan saat di temuai awak media, " Bila mana ada dan kedapatan Toko Swalayan Modern sudah di tutup dan di segel dan membuka atau merusaknya maka otomatis pasti ada sanksi nya nanti kita akan proses secara hukum dengan bagian hukum, " katanya.

" Toko Swalayan modern berjejaring yang telah disegel harus melalui dinas atau instansi terkait diantaranya, Disperindag, Satpol PP, Dinas Perijinan, dan Dinas Lingkungan Hidup, "ucapnya.

" Saya tegaskan bila tidak sesuai  dengan peraturan tetap kita tegak berdiri kita tindak tegas secara hukum yang ada, sehingga tidak ada pelanggaran yang terulang kembali, " pungkasnya.

" Dengan harapan untuk toko swalayan, pasar dapat bermanfaat bagi masyarakat yang ada juga bermanfaat bagi masyarakat daerah bisa berkembang dalam ekonomi kita bisa lebih maju dan juga kami berharap media dan lembaga itu selalu memberikan informasi mengkritik kami supaya kami bisa lebih baik kedepannya, " pungkasnya.

Perwakilan dari Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM) Wargem Sri Mulyono juga meyampaikan, " Kami ikut andil dan pertisipasi prihatin dalam pembukaan segel secara paksa oleh pengembang alfamart penutupan  telah dibuka segelnya, " katanya.

" Kami berharap warga kab Semarang lebih maju dan lebih sejahtera, " pungkasnya.(rie)