Klarifikasi Kelurahan Tambakboyo Perihal Berita Hoax.

.

Klarifikasi Kelurahan Tambakboyo Perihal Berita Hoax.

Kamis, 28 Mei 2020

Ambarawa, bhayangkaraperdana.com - Seseorang yang terkena suatu penyakit dalam masa wabah/pandemi bukan merupakan aib, dan kita sebagai umat manusia dalam kondisi saat ini harus benar - benar patuh kepada aturan/protokol kesehatan yang sudah di sosialisasikan kepada warga masyarakat.

Lurah Tambakboyo Yunianto SH.MA  menyampaikan, " Saya mengharapkan semua warga masyarakat menghormati dan mentaati protokol kesehatan serta menjaga jarak di saat keluar rumah, " katanya.

Marsudi,  Penyebar berita yang tidak benar atau belum pasti juga menyampaikan," memohon maaf kepada semua pihak atas beredarnya audio tersebut dan tdk akan mengulangi perbuatannya, " ucapnya.

Imbas dari Rapid test yang di lakukan tim kesehatan kepada para pedagang pasar Kobong Semarang beberapa hari yang lalu, di kawatirkan berdampak kepada para pembeli ikan dari berbagai daerah di Jawa Tengah.Tidak terkecuali pedagang atau pembeli dari daerah Tambakboyo Kecamatan Ambarawa, ada beberapa  warga yang  karena sering melakukan kunjungan ke pasar kobong.

Pada hari Selasa, 26 Mei 2020 dilakukan Rapid test oleh tim kesehatan Kabupaten Semarang kepada warga yang berdampak. Pada saat itu tim kesehatan di dampingi oleh Lurah Tambakboyo, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Bidan kelurahan.Di saat tim kesehatan berpakaian APD lengkap memasuki wilayah ada beberapa warga yang melihat dan berkerumun bertanya-tanya ada apa ini.

Setelah kejadian tersebut, sore harinya beredar berita audio yang menyatakan bahwa ada warga Tambakboyo, Tambaksari dan Katang ada yang positif dan menjadi viral di media sosial wilayah ambarawa.Dengan menyebarnya berita yang tidak benar tersebut pada hari Rabu, 27 mei 2020 Lurah Tambakboyo Yunianto SH.MA mengundang di ruang rapat kelurahan semua ketua RW, ketua LPMK, bidan kelurahan, babinsa, bhabinkamtibmas dan orang yang di duga membuat dan menyebarkan berita audio tersebut untuk di mintai klarifikasinya.

Setelah di lakukan rapat dan klarifikasi oleh semua pihak yang hadir, dengan sangat menyesal pihak yang membuat peryataan mengakui salah, meminta maaf kepada semua pihak dan khususnya semua warga kelurahan tambakboyo yang telah dibuat resah.(yuli)