KORBAN MENINGGAL DUNIA DI JALAN ADISUCIPTO KOTA SALATIGA SAAT MENUNGGU IBUNYA

.

KORBAN MENINGGAL DUNIA DI JALAN ADISUCIPTO KOTA SALATIGA SAAT MENUNGGU IBUNYA

Sabtu, 06 Juni 2020

SALATIGA, bhayangkaraperdana.com - Warga Dusun Beringin RT 01 - RW 01 Kelurahan Beringin, Kecamatan Beringin Kabupaten Semarang ditemukan tergeletak di trotoar Jalan Adisucipto Kota Salatiga dengan kondisi tengkurap dan sudah tidak bernyawa lagi, pada hari Sabtu (05/06/2020).

Korban yang diketuhi bernama Muhamad Suseno (37) warga Dusun Beringin RT 01 - RW 01 Kelurahan Beringin, Kecamatan Beringin Kabupaten Semarang ini, meninggal dunia pada Sabtu pagi saat sedang duduk di trotoar Jalan Adisucipto Kota Salatiga pukul 08.30 Wib.

Kejadian berawal ketika korban sekitar pukul 08.00 wib, beserta Ibu korban Sri Sukowati hendak pergi ke pasar untuk berbelanja, namun seusainya belanja dari pasar sekitar pukul 08.30 Wib, korban mengeluh kepada Ibu nya kalau dirinya merasakan kurang enak badan dan mengalami sesak nafas, menurut kesaksian Ibu korban.

Mendengar keluhan apa yang dirasakan anaknya itu, Sri Sukowati mengajak korban untuk pulang, namun dengan ajakan tersebut korban menolak untuk pulang ke rumah dan memilih untuk menunggu di kursi trotoar yang berada di Jalan Adisucipto wilayah Kelurahan Kalicacing, Kecamatan Sidomukti tepatnya di depan tempat Praktek Dokter Anak Sugiyarto.

Karena korban tidak mau diajak pulang, lantas Ibu korban bergegas pulang ke Kos hendak mengambil uang untuk berobat korban dan membeli sarapan pagi, namun setelah Ibu korban datang untuk menghampiri anaknya tersebut, justru melihat kondisi anaknya itu sudah tergeletak di trotoar dan tidak sadarkan diri, selanjutnya korban langsung di bawa ke RSUD Kota Salatiga untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut keterangan Dokter Tifani, RSUD Kota Salatiga yang menangani korban, dari hasil pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia karena menderita penyakit jantung dan tidak ditemukan adanya tanda tanda penganiayaan.

Selesai dilakukan pemeriksaan oleh dr. Tifani, selanjutnya korban langsung di bawa kerumah duka di wilayah kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang oleh keluarganya beserta perangkat Desa setempat untuk di lakukan pemakaman. (Indra Garuda)