Mekanisme Pilkada 2020 Dengan Protokol Kesehatan.

.

Mekanisme Pilkada 2020 Dengan Protokol Kesehatan.

Rabu, 24 Juni 2020

UNGARAN, bhayangkaraperdana.com - Kantor Pemilihan Umum Kabup
aten Semarang dilaksanakannya Deklarasi Damai Pemilihan Kepala Daerah 2020, Selasa (23/6/2020).

Hadir dalam acara Deklarasi Bupati Semarang Mundjirin, Kapolres Semarang AKBP Gatot Hendro Hartono, Ketua KPU Provinsi Jateng Yulianto Sudrajat, Ketua KPU Kab. Semarang Maskup Asyadi, Pabung Kodim 0714 Salatiga MAYOR Priyono, Perwakilan DPRD Kab. Semarang Hadi Wuryanto, Perwakilan Kejari Kab. Semarang Perwira Putra Bangsawan, Sekretaris PN Kab. Semarang Puji S, Ketua BAWASLU Kabupaten Semarang M Talkhis dan perwakilan Partai Pengusung bakal calon Bupati maupun ormas.

Bupati semarang Mundjirin mengatakan bahwa, " semuanya harus berkerja dengan jujur normal dan sesuai aturan dan semua tetap netral dan dalam kegiatannya nanti tetap mematuhi anjuran pemerintah tentang protokol kesehatan," katanya.

" Dan anggaran memang akan bertambah karena terkait pandemi covid ini. TPS jug akan bertambah juga penyediaan APD bagi petugas nantinya. Dan tetap semua akan merubah mekanisme dalam kegiatan di lapangannya karena protokol kesehatan yang di anjurkan oleh pemerintah," tambahnya.

Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah Yulianto Sudrajat saat ditemui awak media menjelaskan bahwa kegiatan Deklarasi ini memang sudah di agendakan dan nantinya mekanisme pelaksanaan pemilihan pilkada ini sesuai anjuran pemerintah terkait protokol kesehatan.

" KPU dan Pemerintah sudah menyepakati agenda nasional Pilkada serentak, dengan dimulainya tahapan lanjutan ini kita harapkan bersama-sama mulai mensosialisasikan aturan dan mekanisme yang harus dijalankan di masa pandemi Covid-19," pungkasnya.

kampanye paslon tidak lagi dilaksanakan secara langsung, melainkan secara daring seperti video teleconfrence dengan tim dan pendukung, maupun disiarkan melalui cannel media sosial. Seperti kegiatan paling ditunggu masyarakat, yakni Debat Publik antarpaslon juga akan dilaksanakan melalui daring. Diikuti para paslon dengan beberapa tim pemenangan yang disiarkan melalui media sosial.

" Debat Publik sangat penting untuk menyampaikan visi-misi masing-masing paslon, dan jika Pilkada sebelumnya digelar secara langsung diikuti paslon, dihadiri tim pemenangan dan para pendukung, kali ini akan diadakan dengan disiarkan melalui media sosial. Hanya paslon dan tim pemenangan yang datang ke tempat Debat Publik,” jelas Yulianto. (Bintang)