Pencanangan Kampung Siaga Covid-19 oleh Kapolres Semarang Dan Forkompinda Di Desa Lerep Ungaran Barat

.

Pencanangan Kampung Siaga Covid-19 oleh Kapolres Semarang Dan Forkompinda Di Desa Lerep Ungaran Barat

Jumat, 05 Juni 2020


UNGARAN, bhayangkaraperdana.com - Dengan adanya Program dari pemerintah Normal Baru (New Normal) Pencanangan Kampung Siaga Covid-19 yang berada di Desa Lerep Kecamatan Ungaran Barat pencanangan oleh Kapolres Semarang, Jumat (5/6/2020).
Hadir dalam acara tersebut Kapolres Semarang AKBP Gatot Hendro Hartono, Dandim 0714 Salatiga,  Letkol inf. Prayogha Erawan, Kepala Desa Lerep Sumaryadi, PJU Polres Semarang, Forkompinda dan perwakilan masyarakat Desa Lerep.
Kapolres Semarang AKBP Gatot Hendro Hartono mengatatakan bahwa pencanangan  Kampung Siaga Covid-19 ini bertujuan untuk mencegah penyebaran virus korona berbasis warga.
"Jadi seluruh komponen warga bekerja sama untuk mencegah dan mengantisipasi dampak kesehatan, sosial dan ekonomi dari penyebaran virus korona. “Esensi kampung siaga covid-19 juga mendisiplinkan warga untuk mematuhi protokol kesehatan menuju new normal,” ujar Kapolres Semarang.
"Kami berharap di masa mendatang akan dapat menambah jumlah kampung siaga Korona. Dengan begitu diharapkan pengawasan terhadap upaya pendisiplinan protokol kesehatan di kalangan warga dapat berjalan baik," harap AKBP Gatot.
Desa Lerep dipilih menjadi kampung siaga Covid-19, karena dinilai telah siap melaksanakan protokol kesehatan yang dipersyaratkan. Diantaranya pemasangan alat penyemprot disinfektan sistem sensor di pintu masuk desa, sarana cuci tangan, pengetatan penggunaan masker dan penyediaan sepuluh bilik isolasi di balai desa. Selain itu juga telah menyiapkan sarana pendukung ekonomi untuk warga yang terdampak covid-19 lewat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Kepala Desa Lerep Sumaryadi menerangkan di desanya telah ada puluhan relawan untuk mengantisipasi penyebaran virus korona.
Ada sekitar lima hingga sembilan relawan yang tersebar di tiap-tiap RT untuk membantu warga mencegah penyebaran virus Covid-19.
"selain menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari, Pemdes Lerep juga melaksanakan padat karya tunai desa (PKTD ) untuk mengatasi dampak ekonomi yang dialami warga sekitar," jelasnya. (Bintang)