Demo Lanjutan: Mahasiswa, Dosen, Karyawan, Uniba Surakarta.

.

Demo Lanjutan: Mahasiswa, Dosen, Karyawan, Uniba Surakarta.

Kamis, 02 Juli 2020

SURAKARTA, bhayangkaraperdana.com - Aksi unjuk rasa, Selasa (30/6) Mahasiswa, Dosen, dan Karyawan, Universitas Islam Batik (Uniba) Surakarta, adalah lanjutan dari aksi sebelumnya, yang mana tuntutan mahasiswa yang sebelumnya telah disetujui ternyata Yayasan Perguruan Tinggi Islam Batik (YAPERTIB), cuci tangan dan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) tertanggal 24 Juni 2020, dengan melimpahkan kewenangan kepada rektorat.

Hal ini membuktikan bahwa dewan pembina dan Yapertib tidak bertanggungjawab terhadap tuntutan mahasiswa tersebut.

Dalam aksi tersebut, orasi silih berganti baik Mahasiswa maupun Dosen, juga alumni Uniba yang hadir, sambil membakar ban mobil bekas Pertanda semangat dalam tuntutannya.

Rektor Uniba DR.Pramono hadi, sambil melepas baju dan melemparkannya ketengah demo, menyampaikan adanya kesenjangan di Uniba. " saya sebagai rektor harus bertanggungjawab, artinya sebagai kegagalan dan kami harus mundur sebagai etika akademik, " katanya.

Sementara koordinator lapangan DR.Amir Junaedi, dalam orasinya sepakat menolak adanya nepotisme terhadap penempatan Dua anaknya di dalam Yapertib, dan mengeluarkan ketua bersama kroni-kroninya, lakukan audit investigasi seluruh aset Yapertib. dan yang terpenting Solichul hadi harus keluar dari yayasan.

Sigit Sudibyanto (ketua ikatan keluarga alumni Uniba), menyatakan dan mengajak semua pihak melawan kezaliman oleh yayasan."statuta juga dilanggar seenaknya,hanya satu kata 'lawan, "  papar dia.

Di akhir aksinya tepat pukul 12.00 para mahasiswa, Dosen, karyawan merasa kecewa, dikarenakan pihak Yayasan tidak ada yang hadir, sehingga mahasiswa menyegel ruangan yayasan sampai ada jawaban dari tuntutan tersebut. (Sis)