POLDA JATENG DAN PANGDAM IV DIPONEGORO SAMBANGI KAB GROBOGAN

.

POLDA JATENG DAN PANGDAM IV DIPONEGORO SAMBANGI KAB GROBOGAN

Selasa, 14 Juli 2020

GROBOGAN, bhayangkaraperdana.com - Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Lutfi dan Pangdam IV Diponegoro yang diwakili Kepala Kelompok Staf Ahli (  Kapok Sahli ) Brigjen Rimbo Karyono pada hari Senin (13/7/2020) sambangi kab.Grobogan.

Pasalnya kedatangan orang nomor 1 jajaran Polri dan TNI di Jateng ini tidak lain untuk tetap memperkuat ketahanan pangan secara nasional.
Dan hadirnya di Grobogan tidak lain dalam rangka ikut mensukseskan ketahanan pangan tingkat nasional.

Kapolda Jateng dan Pangdam IV Diponegoro disambut hangat oleh Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni SH MM beserta rombongannya di desa Rajek kec Godong.

Ikut dalam rombongan Bupati Grobogan Camat Pimpinan OPD Kapolres Grobogan dan Dandim 0717/ Purwodadi.

Kapolda Jateng menyatakan bahwa kegiatan ini disamping menjalin hubungan silaturrahmi juga dalam rangka menjaga ketahanan pangan disaat pandemi .

" Saya mengucapkan terima kasih kepada pemkab Grobogan yang telah berjuang keras membina kelompok tani sehingga Grobogan masih mampu mempertahankan sebagai penyangga pangan tingkat nasional." Terang Kapolda Jateng.

" Sedangkan panen raya ini merupakan perceparan ekonomi secara nasional disaat adanya pandemi corono." Imbuh Kapolda Jateng.

Grobogan yang merupakan kabupaten yang cukup surplus penghasil beras dan sebagai pemasok beras tingkat Jateng sangatlah layak bila mana sering mendapatkan bantuan sapras dalam rangka mendukung kegiatan pertanian.

Seperti halnya bantuan UPPO ( Unit Pengelola Pupuk Organik ) yang diberikan kepada Kelompok Tani Sido Muncul desa Kandangan Purwodadi sebanyak 3 unit.
Bantuan berupa benih padi dan jagung juga diberikan kepada beberapa Kelompok  Tani seperti KT Manunggal Desa Anggas Wangi kec Godong sebanyak 94,7 Ton KT Rukun Santoso Desa Gunung Tumpeng kec Karangrayung benih jagung 267,5 Ton
KT Tegalrejo Wirosari mendapat bantuan berupa 1 unit alat panen Combine Harteser.

Semua bantuan diberikan kepada petani tidak lain merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam memperhatikan petani sebagai penopang ketahanan pangan nasional.

Selanjutnya rombongan melanjutkan ke Desa Penganten kec Klambu dengan menabur benih ikan lele, nila dan ikan emas sebanyak 30.000 ekor di kali mati Bendung Kletak Klambu. (Imam)