ZONE MERAH 2 HARI BERLAKUKAN OPERASI MASKER

.

ZONE MERAH 2 HARI BERLAKUKAN OPERASI MASKER

Jumat, 10 Juli 2020

GROBOGAN, bhayangkaraperdana.com - Dengan meningkatnya perkembangan virus covid 12 di  Kab.Grobogan Camat  Toroh Drs Mohamad Arifin perintahkan semua desa yang ada diwilayah tugasnya untuk mengadakan operasi masker selama 2 hari. Operasi tersebut dimulai sejak tgl 7 sampai 8 Juli 2020.
Kegiatan tersebut dimaksudkan agar kecamatan Toroh bisa menekan dan mengurangi penyebaran virus covid 19.

" Memang tugas bersama dalam menanggulangi virus ini lebih - lebih masyarakat digarda depan yang harus bisa bekerja sama dengan pemerintah dalam menekan virus 19." terang Camat Toroh.

" Pihaknya berharap selama 2 hari kegiatan operasi masker yang dilaksanakan disemua desa bisa menyadarkan masyarakat pentingnya memakai masker ketika beraktivitas keluar rumah, "Jelasnya.

Kegiatan yang melibatkan semua satgas covid Desa berjalan secara bersamaan serta dengan waktu yang sama sehingga cukup berdampak buat masyarakat .Bahkan ketika ada pengendara motor yang tidak menggunakan masker oleh petugas langsung disuruh putar balik untuk kembali pulang mengambil masker.
 Kecamatan Toroh oleh Tim Gugus Tugas kab Grobogan  dinyatakan menduduki peringkat 1 penyebaran virus covid 19 dari 19 kecamatan yang ada di Kab Grobogan.

Sehingga pemkab Grobogan semakin bekerja ekstra keras dalam menangani wabah korona ini.
Bupati Grobogan Hj.Sri Sumarni SH MM dalam kegiatan pembagian bansos di Desa Tunggak juga mewanti - wanti agar nasyarakat Toroh jangan keluar rumah kalau tidak penting.

Misalkan harus ke luar rumah agar memakai masker dan mengikuti protokol kesehatan yang ada.
" Mohon kesadaran warga desa sini agar mentaati aturan yang ada.Saya masih melihat banyak warga yang tidak memakai masker." Kata Bupati Grobogan.

Di Desa Krangganharjo kegiatan operasi masker cukup ketat dan tegas. Para petugas Satgas Covid 19 yang tersebar di 5 titik bertugas sejak  jam 6 pagi sehingga bisa menindak warga desa setempat dan luar desa yang melewati petugas ketika tidak memakai masker.

Meskipun petugas menyediakan masker dan diberikan ke warga yang lewat.Akan tetapi petugas tetap selektif dan banyak yang disuruh putar balik.

Kepada Desa Krangganharjo Jasminto membenarkan hal tersebut. Karena biar ada rasa jera yang nantinya akan menimbulkan kedisiplinan dalam memakai masker ketika keluar rumah.

" Petugas Satgas yang bertugas tetap tegas dan melakukan tindakan disiplin kepada siapa saja yang tidak memakI masker ketika ditemuinya dipos jaga." Jelas Jasminto

" Dan semua yang dilakukan Satgas Desa ada dasarnya maka tidak perlu ragu - ragu dalam bertugas," Imbuhnya. (Imam)