Wonogiri, bhayangkaraperdana.com - Pemerintah pusat akan meluncurkan program pemulihan ekonomi nasional berupa bantuan modal usaha, pelaku usaha ultra mikro dan Mikro produktif senilai Rp 2,4 juta rupiah bagi mereka yang belum terakses pembiayaan Perbankan.
Informasi itu di Peroleh berdasarkan surat Kementrian Koperasi dan usaha kecil menengah RI Nomer 367/SM/VIII/2020 tertanggal 04-08-2020 perihal pendatan program bantuan bagi pelaku usaha mikro dan ultta mikro. Kamis(13/08/2020).
Pendaftatan pemohon bantuan mikro dan ultra mikro dibuka pada tanggal 10-08-2020 melalui link bit L.y/dataultramikro/mikro, dengan cara menyiapkan dukomen indentitas seperti KTP,KK,rekening bank dan usaha mikro/ ultra mikro.
Syarat- syaratnya antara lain:
1. Pelaku usaha ultramikro/ mikro ( pedagang pasar, ojek on- line,PKL, indusri rumah tangga .
2. Mempunyai usaha mandiri / usaha produktif sebelum ada wabah covid-19 ( Bulan maret).
3. Surat dari Pemerintah Desa / Kelurahan.
4. Surat peryataan berita lain di portal berita ini bermeterai Rp 6000 rupiah.
5. Saldo tabungan calon penerima bantuan per juni-2020 kurang dari Rp 2 juta rupiah.
6. Tidak memiliki pinjaman di Bank ( lembaga keuangan).
7. Tidak pernah mendapat bantuan JPE ,bahan baku produktif dari pemerintah Propinsi.
8. Ada foto waktu kegiatan usaha.
9.mengisis formulir data lengkap pada link Bit. Ly/dataultramikro.
10. Berkas poin 3 dan 4 dikirim ke Dinas UKM dan Perindagkop paling lambat tanggal 28-08-2020.
Bagi masyarakat yang mendaftarkan progam tersebut ke Dinas UKM dan Perindagkop, wajib mengis formulir data pada link tersebut dan bagi yang belum jelas dapat menghubungi Dwi Sudarsono selaku ( Kabit UMKM dan Koperasi) di kantor Perindagkop Wonogiri.(ang.s).