Virtual Rawat Ruwat Serasi Tolak Balak Kabupaten Semarang.

.

Virtual Rawat Ruwat Serasi Tolak Balak Kabupaten Semarang.

Sabtu, 29 Agustus 2020

 

Editor: Arie

UNGARAN, bhayangkaraperdana.com - Melestarikan Kesenian Dan kebudayaan Kabupaten Semarang, Disdikbudpora Kabupaten Semarang mengadakan Virtual Rawat Ruwat Serasi yang diadakan di Lingkungan Leyangan damai Rt05 Rw11 Kelurahan Leyangan Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang, Sabtu(29/8/2020).

Turut Hadir Camat Ungaran Timur Arief Budianto, Kepala Desa Leyangan Maskuri, Kasi Kesenian Dan Nilai Nilai Budaya Disdikbudpora Kabupaten Semarang Slamet Widodo SS, dan perangkat desa lainnya.

Acara Virtual kesenian ini di beri nama Virtual Rawat Ruwat Serasi Kabupaten Semarang yang mana juga menampilkan wayang kulit yang mana para rombongannya tetap mematuhui protokol  Kesehatan sesuai pemerintah.

Selain itu pula dalam wayang kulit juga dilakukan ruwatan yang mana agar semua yang ikut acara ini mendapat berkah dan mendapatkan kesehatan juga keselamatan.

Camat Ungaran Timur Arief Budianto saat di temui Harian 7 menyampaikan, " " Hari ini dengan mengadakan ruwatan ini untuk keselamatan kesehatan warga Kecamatan Ungaran Timur tapi  juga meliputi satu Kabupaten Semarang semua, agar Kabupaten Semarang menjadi sehat dan terhindar dari covid 19, agar   biar cepat pergi Kabupaten Semarang, " Kata Camat Ungaran Timur

" Kami berharap Semua warga Kabupaten Sehat semua, masyarakat banyak rejekinya, anak-anak dapat sekolah kembali dan wabah Covid-19 ini dapat selesai sehingga warga Kabupaten Semarang dapat beraktifitas kembali secara normal," pungkasnya.

Kasi Kesenian Dan Nilai-Nilai Budaya Disdikbudpora Kabupaten Semarang Slamet Widodo SS juga menyampaikan, " atas nama pemerintah Kabupaten Semarang yang mana kegiatan ini di fasilitasi pamong Budaya Kabupaten Semarang yang mana kegiatan ini semoga warganya menjadi sehat dan aman," kata Slamet Widodo.

" harapan kami Kabupaten Semarang menjadi kondusif dan warganya akan menjadi lebih baik dari hari sebelumnya, " jelasnya.

Usai acara ruwatan Camat Ungaran Timur beserta Pengurus pamong budoyo melepaskan burung merpati dengan arti agar semua wabah dan gangguan di Kabupaten Semarang segera pergi, seperti wabah virus Covid-19 menjadi lenyap dari bumi Kabupaten Semarang.(Eko)