Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Pengamanan Pemilihan Bupati Wakil Bupati Semarang

.

Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Pengamanan Pemilihan Bupati Wakil Bupati Semarang

Selasa, 01 September 2020



Editor : Arie

UNGARAN, bhayangkaraperdana.com - Di Aula Cindrowulan Polres Semarang dilaksanakannya Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Pengamanan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Semarang, Senin (31/8/8/2020).

Hadir dalam rapat Kapolres Semarang AKBP Gatot Hendro Hartono, Wakapolres Semarang Kompol Ruri Prastowo, Kabag Ops Kompol Aslam, Dandim 0714/Salatiga yang di wakilkan Dan Ramil Ungaran, Bupati Semarang yang di wakilkan Asisten II Kab. Semarang, Ketua KPU kab. Semarang, Ketua Bawaslu Kab. Semarang, forkopimda kab. Smg, para kapolsek Polres Semarang dan perwakilan partai pengusung Calon Bupati dan Wakil Bupati Semarang.

Saat ditemui awak media Kapolres Semarang AKBP Gatot Hendro Hartono menjelaskan bahwa aparat penegak hukum baik TNI dan Polri memang senantiasa diperintahkan untuk menyampaikan selalu kepada masyarakat terkait dengan pelaksanaan Pilkada yang damai hal ini tidak lepas dari peran serta tokoh agama tokoh masyarakat tokoh pemuda termasuk teman-teman dari partai politik.

               Gambar : Kondisi saat Rapat Koordinasi

Pilkada tahun ini menurut Kapolres Semarang penuh tantangan, tidak hanya berupaya menyukseskan Pilkada yang tertib dan damai, namun juga turut menyukseskan menekan penyebaran virus Corona dengan melalukan pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan.

" Kami dari aparat penegak hukum baik TNI dan Polri memang senantiasa diperintahkan untuk menyampaikan kepada masyarakat terkait dengan pelaksanaan Pilkada yang damai, hal ini tidak lepas dari peran serta tokoh agama tokoh masyarakat tokoh pemuda dan termasuk teman-teman dari partai politik yang akan berkontestasi nanti pada tahap hari H pelaksanaan pilkada di wilayah hukum di Kabupaten Semarang," terang Kapolres Semarang.

" untuk personil sendiri total 1058 itu dari 834 kepolisian dan juga 224 itu dari TNI serta BKO ada 180 personil untuk pengamanan jelang maupun selesai pemilu Kepala Daerah di kab. Semarang," jelas AKBP Gatot.

" Terkait kecamatan yang rawan bukan karena rawan  akan hal yang rawan akan keamanan namun rawan akan domisili  bakal Calon konsestan ada yang  bertempat tinggal di Getasan dan Ambarawa, "Pungkas Kapolres.

Ketua KPU Kab. Semarang Maskup Asyadi menerangkan bahwa tidak ada warga asing (WA) dalam daftar pemilihan bupati atau wakil bupati apalagi yang statusnya bukan orang masuk ke dalam  daftar pemilih.

" dipastikan bahwa tidak ada warga asing apa Lagi warga yang satunya bukan orang masuk ke dalam daftar pemilih," kata Maskup.

" dari data-data itu kan ada tidaknya warga asing kemudian orang yang tidak masuk kategori sebagai pemilih dengan data yang diturunkan di tempat yang diturunkan dan dipastikan pemilih adalah warga Kabupaten Semarang," jelas ketua KPU Kab. Semarang.(Bintang)