Diduga Kuat Korban Pembunuhan Seorang Siswi SMA ditemukan Meninggal didalam Kamar Hotel.

.

Diduga Kuat Korban Pembunuhan Seorang Siswi SMA ditemukan Meninggal didalam Kamar Hotel.

Selasa, 17 November 2020

 

Ungaran, bhayangkaraperdana.com - Diduga kuat korban pembunuhan seoramg siswi SMA di temukan dalam keadaan meninggal dunia dengan keadaan yang tidak wajar di salah satu hotel di Bandungan Kab. Semarang, Senin (16/11/2020).

Sebelum ditemukan dalam keadaan tak bernyawa, korban FJ (17) yang diketahui adalah warga Ngaluran RT 04 RW 01  Karanganyar Kabupaten Demak datang ke Hotel Frieda Jalan Raya Bandungan - Lemah Abang Jimbaran Bandungan, Kabupaten Semarang bersama seorang pria yang diduga kekasihya pada Sabtu (14/11). Korban dan teman prianya sewa kamar hotel nomor J 1.

Kasat Reskrim Polres Semarang Onkoseno Grandiarso Sukahar melalui Kasubbag Humas IPTU Sugiyarta menerangkan bahwa, "Sabtu petang sekira pukul 18.00 wib, Joko Setyawan dan Suramto pegawai hotel mengecek sepeda motor. Saat dicek sepeda motor kurang satu sesuai dengan jumlah kamar yang disewa. Kemudian pada pukul 22.00 wib, ditelepon dari resepsionis kemudian kamar yang di pakai korban diketok tidak ada respon,"kata kasubag Humas.

Dijelaskan IPTU Sugiarta, selanjutnya  Minggu 15 Nopember 2020 sekira 10.00 wib, Joko dan Suramto melaporkan kejadian tersebut  kepada Karyono. Lalu ketiga pegawai hotel kembali mengetok kamar J 1 yang disewa korban dan kembali tidak ada respon.

"Karena tidak respon tiga pegawai hotel menunggu hingga pukul 12.00 wib. Karena aturan cek out di hotel tersebut pukul 12.00 wib,"jelas IPTU Sugiarta.

Karena tidak direspon oleh korban, lanjut IPTU Sugiarta, karyawan hotel  menghubungi Polsek Bandungan.

"Bersama dengan petugas dari Polsek Bandungan, kemudian jendela kamar J-1 dibuka dan terlihat korban dibungkus dengan selimut hotel dan tercium bau tidak sedap,"ungkapnya.

"Setelah dilakukan pengecekan korban dalam keadaan tak bernyawa. Kemudian Polsek Bandungan menghubungi tim Inafis Polres  Semarang dan Tim Medis dari Puskesmas Jimbaran untuk melakukan olah TKP,"terangnya.

Setelah dilakukan olah TKP, masih kata IPTU Sugiarta, dari keterangan tim medis Woro Estiningsih amd.Kep, dari Puskesmas Jimbaran menerangkan, ketika memeriksa korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Korban berjenis kelamin perempuan dan ditemukan tanda-tanda kekerasan. Saat ditemukan korban dalam keadaan terlentang menghadap ke atas. Disekitar korban ditemukan masker, sepatu, buku pelajaran dan masih menggunakan pakaian sragam pramuka dan switer hitam.

"Pada tubuh korban ditemukan bekas bekapan dengan tekanan di daerah muka. Jadi kuat dugaan korban dibunuh,"jelasnya.

Dari lokasi kejadian petugas turut mengamankan barang bukti berupa seprai, anduk 2 biji, bantal 2 biji dengan sarungnya, sepatu merk logo hitam putih ukuran 36, buku paket SMA kelas 12 bahasa inggris,  jarum pentul 2 buah, masker medis warna biru, uang sebesar  Rp. 3000,- ( tiga ribu rupiah), putung rokok, bungkus shampo merk zink 2 biji, bungkus sabun hotel dan daftar menu makanan hotel Frieda.

"Setelah olah TKP selanjutnya dilakukan pemeriksaan visum dan outopsi  di RS Bhayangkara. Saat ini kasus ini masih ditangani jajaran Sat Reskrim,"imbuhnya. (bintang)