Perpustakaan SDN 199 Jojame di pertayakan Masyarakat setempat

.

Perpustakaan SDN 199 Jojame di pertayakan Masyarakat setempat

Senin, 23 November 2020

 

Labuha, bhayangkaraperdana.com - Kabupaten Halmahera selatan ( halsel ) Terkait proyek pembangunan perpustakaan SDN 199 Halmahera Selatan yang terletaknya di desa Jojame Kecamatan Bacan Barat Utara kini di pertayakan masyarakat Desa Jojame yang tak kunjung selesai yang di kerjakan, CV. Makurio Jaya Sentosa

Menurut laporan dari salah satu toko pemuda Jojame dan akademisi Ummu dan juga sebagai putra jojame, yang enggan tidak di sebut namanya pada tanggal 20 - 11 -2020 atas dugaan proyek pembagunan perpustaka SDN 199 jojame Kabupaten Halmahera Selatan (helsel) oleh kontraktor Ridwan Subur.

Terkait proyek perpustakaan SDN 199, Yang semestinya saat ini Siswa suda dapat menggunakan sebagai sarana pembelajaran, membaca, dan berdiskusi.

Hanya saja yang terlihat saat ini sungguh miris dan memperhatinkan, gedung yang berukuran Kecil di bangun sejak tahun 2017 itu terlihat mulai rusak bahkan jejak kontraktornya sudah menghilang. 

Sebagai masyarakat Jojame jelas kami merasa sesali dan kecewa dengan Diknas Pendidikan halsel yang membiarkan kondisi bagunan seperti ini, tanpa ada kejelasan dan Solusi

Sambungnya, mestinya perpustakaan itu di Jadikan Sarana pendidikan dan garda terdepan dalam rangka menjamin kualitas dan mutuh pendidikan, sementara perpustakaan itu sangat dibutuhkan oleh siswa, diknas harus betanggungjawab dan segera mengevaluasi oknum kontraktor yang tidak bertanggung jawab. Kurang lebih usia bangunan sejak di kerjakan suda memasuki 4 tahun, namun yang terlihat 50% pun belum tercapai, artinya bahwa kontraktor yang bersangkutan itu gagal total dan mirisnya lagi diknas sebagai penanggungjawab tidak memberikan solusi untuk kelanjutan pembangun perpuatakaan tersebut.

"Selepas itu datang juga harapan dari seorang kepsek SDN 199 Desa Jojame kecamatan bacan barat utara dengan harapan dapat di realisasinkan secepatnya perpustakaan,agar bisa dapat di gunahkan karna selama ini ruwangan belajar mengajar siswapun di jadikan ruwangan guru agar perpustakaan itu bisa di jadikan ruwang guru." Katanya kepsek Usman Idrus.

Menangapi persoalan di atas saat di Konfirmasi sekretaris Pendidikan Umar Kamarullah, saat temui di ruang kerjanya sekitar sepuluh hari yang lalu pada 10 - 11 - 2020 terkait perpustakaan SDN 199 jojame, menjelasjan kita suda di angarankan tahun ini 2020 hanya saja perkerjaan terkendala dengan CoViD 19 jadi di tunda kita akan lanjutkan di tahun 2021, untuk angaran perpustakaan jojame itu kita baru cairkan tahap pertama 30% angaranya, terkait perpepustakaan jojame itu kita akan lanjutkan di 2021 dia persamaan dengan Desa sawanakar nanti." Ujarnya Umar Kamarullah 

Hingga berita ini di tayangkan belom ada kejelasan dari kontraktor Ridwan Subur mengenai perpustaka SDN 199 jojame karna saat di hubungi untuk mintai keterangan hanya saja no hpnya tidak aktif dri kemaring sampai berita ini di tayangkan.(amin)