BUS TRANS JATENG AKAN BEROPERASI DI KAB GROBOGAN

.

BUS TRANS JATENG AKAN BEROPERASI DI KAB GROBOGAN

Selasa, 15 Desember 2020

 

GROBOGAN, bhayangkaraperdana.com - Rencananya mulai tahun depan Bus Trans Jateng akan beroperasi di jalur Purwodadi – Semarang. Jalur akan dioperasikan besuk pada September 2021.

"Sebanyak 14 bus diusulkan dalam pengadaan, nantinya tujuh kendaraan stanby dari terminal gubug dan tujuh dari terminal Penggaron,” kata Ka.Dishub Grobogan Agung Sutanto melalui Ka UPTD Sarana Prasarana Perhubungan Wilayah Barat, Fandy Murdiyanto, Senin (14/12/2020)

Kepada awak media bhayangkaraperdana.com, diterangkannya bahwa pada awalnya rencana hanya akan sampai Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan saja. Namun, setelah dilakukan kajian akan  dikembangkan operasionalnya hingga Kecamatan Godong, ” jelasnya.

Untuk menindak lanjutinya, OPD terkait, langsung melakukan sosialisasi di enam kecamatan, yakni di Kecamatan Karangrayung, Godong, Gubug, Kedungjati, Tanggungharjo dan Tegowanu. Wilayah tersebut nantinya akan dilalui angkutan aglomerasi perkotaan.

Pengoperasian Trans Jateng, Koridor Semarang-Godong ditargetkan bulan September tahun depan. Untuk mematangkan rencana tersebut, Dinas Perhubungan bersama Dishub Provinsi Jateng sudah enam kali melakukan sosialisasi ke enam kecamatan yang bakal dilalui moda transportasi umum tersebut.

” Untuk menyiapkannya, tahap awal akan dilakukan perbaikan Terminal Gubug senilai Rp 3 miliar. Dana tersebut dipakai untuk perbaikan landasan park and ride dan manuver serta halte. Utamanya dalam peningkatan landasan menggunakan beton lantaran untuk akses keluar dan masuk. Kemudian pembangunan park and ride hingga penunjang lainnya. Sekaligus untuk paket konsultasi penyusunan DED dan master plan, dokumen andalalin,” jelasnya.

Selain itu, prasarana dan sarana yang ada di terminal Gubug agar ditingkatkan. Sebanyak 15 halte untuk tahap awal dari Terminal Penggaron hingga Gubug juga akan dibangun.

Tarif angkutan aglomerasi perkotaan ini berkisar Rp 4 ribu untuk umum, sedangkan pelajar, buruh dan veteran hanya Rp 2 ribu. Waktu tempuhnya diperkirakan sekitar 1,5 jam dengan waktu tunggu 15-20 menit.

” Untuk penunjangnya, akan ada feeder berbasis angkudes dengan rute yang diusulkan untuk Karangrayung -Truko-Gubug. Kemudian Gubug - Kuwaron- Sugihmanik - Tanggungharjo - Tegowanu. Harapannya masyarakat yang berada di kawasan pendukung jalur Jateng bisa terjaring,” pungkasnya. ( Im@m )