Pelihara Kemampuan Menembak, Kodim Sragen Latihan Menembak Senjata Ringan.

.

Pelihara Kemampuan Menembak, Kodim Sragen Latihan Menembak Senjata Ringan.

Selasa, 01 Desember 2020

 

Sragen, bhayangkaraperdana.com - Di lapangan tembak kurusetra Yonif Raider 408/Sbh ratusan prajurit TNI dari Kodim 0725/Sragen melaksanakan latihan menembak Laras panjang maupun Laras pendek. Latihan ini adalah program tahunan setiap tiga bulan sekali dan hari ini adalah latihan triwulan IV. Selasa (01/12/2020) .

Dalam kegiatan menembak melibatkan Prajurit Kodim Sragen, tim Denpal IV/4 Surakarta sebagai teknisi apabila ada kerusakan senjata, tim kesehatan dari Poskes Kartika 25 Sragen dan peserta menembak. Menembak akan dilaksanakan selama 3 hari yakni Selasa hari ini, rabu dan kamis. Adapun sikap dalam menembak laras panjang hanya satu yakni sikap tiarap dan sikap berdiri pada menembak pistol. 

Dalam apel Komandan latihan Kapten Inf Suhardi mengatakan "meskipun masih ditengah pandemi covid-19 namun kalender latihan harus berjalan, meski ini kegiatan rutin jangan menganggap biasa karena berhubungan dengan amunisi tajam, utamakan faktor keamanan, arahkan Laras pada tempat yang aman, apabila terjadi macet atau kerusakan senjata hubungi tim Harpal (Pemeliharaan Peralatan) jadi jangan coba coba untuk diperbaiki sendiri, angkat tangan teriak ada gangguan". 

Senjata laras panjang yang digunakan adalah senjata standart Kodim FNC jarak 100 m dan untuk Laras pendek menggunakan pistol jenis FN46 jarak 25m sikap berdiri.

Kasdim 0725/Srg Mayor Inf Wijiono  mengatakan "Saya berharap dengan latihan menembak ini prajurit Kodim tetap bisa memelihara kemampuan menembaknya, meski rata rata usia tak lagi muda, selain itu tidak kehilangan naluri tempur dan tetap  semangat berlatih meskipun dalam kondisi pandemi covid 19". 

"Dalam melaksanakan menembak kami tetap mengedepankan protokoler covid, yakni setiap regu yang melaksanakan menembak diberikan waktu 20 menit langsung kembali dilanjutkan dengan regu berikutnya, masing masing regu terdiri dari 10 orang dengan tujuan tidak ada kerumunan, selain itu juga wajib menggunakan masker" kata Kasdim.(heri/hms)