Sopir Mantan Anggota Trio Macan, ChaCha, Ditetapkan Tersangka Dalam Kasus Kecelakaan Di Tol Ungaran.

.

Sopir Mantan Anggota Trio Macan, ChaCha, Ditetapkan Tersangka Dalam Kasus Kecelakaan Di Tol Ungaran.

Jumat, 08 Januari 2021

 

UNGARAN, bhayangkaraperdana.com - Satlantas Polres Semarang menetapkan KU yang diketahui sopir Yuselly Agus Stevy alis Chacha Serly pengendara HR-V S 1180 HW sebagai tersangka. 

Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Muhammad Adiel Aristo menegaskan kejadian laka lantas di Tol Ungaran KM 428 jalur B murni kelalaian pengemudi. 

" Hasil koordinasi dan olah TKP kami menetapkan saudara KU sebagai tersangka kasus laka lantas yang menyebabkan satu orang meninggal," jelasnya ketika ditemui di Mako Satlantas Polres Semarang, Kamis (7/1/2021).

Dalam keterangannya tersangka melanggar pasal 310 ayat 4 UU no 22 tahun 2009. Dimana tersangka lalai memperhatikan kecepatan laju kendaraan saat di Tol Ungaran. Keadaan tersangka saat ini dalam keadaan baik. Ketika terjadi kecelakaan pun hanya luka ringan. Diketahui Chacha berada di kursi depan dengan posis kursi dikebelakangkan. 

" Tersangka dalam keadaan baik. Hari ini swab dan menunggu hasilnya. Selanjutnya kami lakukan penahanan," tegasnya. 

Sebelumnya kecelakaan tersebut terjadi Senin (4/1) diruas tol Semarang-Solo KM 428. Kendaran HR-V S 1180 HW yang dikendarai KU sekaligus yang ditumpangi Chacha melaju dengan kecepatan 80 sampai 100 km/jam. Sehingga KU melanggar batas maksimal kecepatan yang berlaku di jalan Tol. Ditambah hujan yang lebat jarak pandang terbatas, yang bersangkutan tidak mampu menguasai stir kemudinya. Sehingga ketika di lokasi, kendaraan yang didepannya mengurangi kecepatan KU kaget. Rem tidak berfungsi maksimal karena jalan yang licin sehingga membuang ke kanan menabrak pembatas jalan dari beton. Usai menabrak pembatas jalan kendaraan tetap melaju kemudian masuk ke uturn ada water barier. Kendaraan tersebut dari jalur B atau dari Solo-Semarang pindah atau loncat ke jaur A. Setibanya di jalur A kendaraan langsung berbalik arah, dengan kup mobil ke arah Solo. Sedangkan dari jalur A dengan jarak yang sudah dekat sekali kendaraan bis Murni Jaya B 7378 TGD tidak bisa menghindar maka terjadilah laka lantas tersebut. Kecelakaan karambol ditegaskannya tidak ada korban. Hanya kerugian material dan diselesaikan diluar laka lantas pada HR-V. (Arie B)