Tim Reformasi Birokrasi Mabesad Kunjungi Kodim Sragen Kodim Sragen - Tim Reformasi Birokrasi Mabesad Kunjungi Kodim Sragen

.

Tim Reformasi Birokrasi Mabesad Kunjungi Kodim Sragen Kodim Sragen - Tim Reformasi Birokrasi Mabesad Kunjungi Kodim Sragen

Selasa, 09 Maret 2021

 

SRAGEN, bhayangkaraperdana.com - Selasa, (09 Maret 2021 ). Kodim 0725/Sragen kedatangan tim Reformasi Birokrasi (RB) dari Mabes Angkatan Darat terkait TMMD reg 108 yang dilaksanakan di Ds. Baleharjo Kec. Sukodono Kab. Sragen yang dibuka oleh Bupati Sragen dr.Kusdinar untung Yuni Sukowati pada 30 Juni 2020 silam. Tim RB terdiri dari 3 orang yakni Letkol Arh Nur Subekhi (Pabandya RB), Mayor Chb Imam, Serka Andri dari Korem 074/Wrt Mayor Inf Ismail.

Kedatangan tim Reformasi Birokrasi (RB) tersebut adalah guna mensurvei eksternal kepuasan pelayanan publik dan persepsi anti korupsi pada TMMD reg 108 di Ds.Baleharjo yang dilaksanakan setahun yang lalu. Survei dilakukan kepada perwakilan 50 orang masyarakat Baleharjo dan bertempat di SD N 1 Baleharjo.

Dalam sambutannya Letkol Arh Nur Subekhi mengatakan "kami dari Mabesad akan melakukan survei kepada masyarakat tentang pelaksanaan tmmd apakah sudah sesuai dengan keinginan masyarakat guna evaluasi TMMD kedepan agar lebih baik lagi". 

"Jika ada ketidaksesuaian program dengan kondisi yang ada kami siap menampung usul saran dari warga masyarakat, namun jika semuanya sudah berjalan dengan baik tidak ada keluhan dari masyarakat maka kami akan meningkatkan lagi kedepannya minimal kami pertahankan" Tambahnya.

Responden sebanyak 50 orang warga Baleharjo diberikan 20 pertanyaan dalam 5 lembar soal dan ada 4 jawaban yang harus dipilih yaitu baik, sangat baik, kurang, sangat kurang. Ada beberapa pertanyaan yang jawabannya adalah sangat bermanfaat, bermanfaat, kurang bermanfaat dan tidak bermanfaat. Ada juga sangat sesuai, sesuai, kurang sesuai dan tidak sesuai.

Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Anggoro Heri Pratikno,S.I.P yang pada saat survey mendampingi tim dari Mabesad mengatakan bahwa 50 orang responden dipilih secara acak terhadap warga yang berdampak pada saat pengerjaan TMMD namun dipilih anggota keluarga yang bisa membaca maupun menulis. 

"Setelah dilakukan survey seluruh responden meminta TMMD lagi kepada tim survey, ini membuktikan bahwa kegiatan TMMD sangat bermanfaat sekali bagi masyarakat dan hasilnya sangat memuaskan" tambahnya.(Heri/hms)