Bikin Haru, Begini Sikap Dandim Sragen Ketika Bertemu Veteran.

.

Bikin Haru, Begini Sikap Dandim Sragen Ketika Bertemu Veteran.

Kamis, 08 April 2021

 


Laporan : Heriyanto

Sumber. : Mahmud


SRAGEN, bhayangkaraperdana.com - Dalam rangka memperingati HUT ke-55 Korem 074/WRT dan HUT ke-75 Persit Kartika Chandra Kirana Kodim Sragen menggelar beberapa kegiatan diantaranya Ziarah Ke Taman Makam Pahlawan, Donor darah, Doa bersama dan anjangsana kepada anggota Kodim dan keluarga yang sedang sakit atau pasca operasi serta silaturahmi dengan para Veteran. Rabu(7/4/2021).


Ada momen yang menarik dalam anjangsana hari ini. Yaitu saat Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Anggoro Heri Pratikno, S.I.P beserta isteri bertemu dengan veteran bernama Sardjito Hadi Pranoto (Veteran) Umur 91 tahun alamat Talang RT 014 Kedawung dan JB. Soebono (Veteran) umur 91 tahun alamat Sungkul, Plumbungan, Karangmalang. Pertama bertemu orang nomor satu di Kodim Sragen tersebut mengambil sikap sempurna lalu menghormat patah patah kepada veteran tersebut. Setelah penghormatan dibalas Dandim menggulurkan tangan dan serta merta dan tanpa ragu mencium tangan Veteran tersebut dan diikuti oleh isteri Komandan Kodim.


Sebagai mantan pejuang, Sardjito Hadi Pranoto dan JB.Soebono merasa terharu dengan apa yang dilakukan Dandim tersebut.


“Saya terharu dan bangga dengan yang dilakukan Dandim Sragen, meski sudah berpangkat Letkol dan menjadi Dandim ternyata masih menghormati kami, selama ini baru Dandim ini yang datang bersilaturahmi kerumah saya, saya merasa tersanjung dengan kedatangan Komandan Kodim” tuturnya dengan mata berkaca-kaca


Kakek 91 tahun itu pun berharap agar ia dan veteran lainya diperhatikan dan di tengok. Dia juga berpesan agar generasi muda meneruskan perjuangan dari para veteran yang telah berkorban jiwa dan raga.


“Kami tidak mengharap apapun, datang kerumah dan bercerita tentang masa lalu saat berperang melawan penjajah adalah sangat membahagiakan bagi kami,” ucapnya


Sementara itu, Dandim 0725/Sragen mengimbau agar generasi muda meneladani dan menghormati perjuangan para pahlawan baik yang sudah meninggal maupun para veteran. Generasi muda saat ini kata dia harus mengisi kemerdekaan dengan kemampuan yang dimiliki.


“Kalau dulu pahlawan merebut kemerdekaan dengan bertaruh nyawa berani mati, maka generasi muda saat ini harus mampu mempertahankan kemerdekaan dan mengisi kemerdekaan dengan disesuaikan bidang dan pekerjaan masing-masing, yang pelajar/mahasiswa isilah kemerdekaan dengan belajar, yang menjadi perawat/dokter isi kemerdekaan dengan berbuat terbaik untuk kesehatan rakyat dan TNI Polri isilah kemerdekaan dengan menjaga dan mempertahankan tumpah darah Indonesia".