Motif Pernah Menjalin Asmara Dengan Istri Pelaku, Korban Dianiaya dan Diculik.

.

Motif Pernah Menjalin Asmara Dengan Istri Pelaku, Korban Dianiaya dan Diculik.

Sabtu, 29 Mei 2021
Kapolres Semarang, AKBP Ari Wibowo saat Pers Rillis di Mako Polres Semarang.


 Laporan. : Bintang. | Kontributor



UNGARAN, Bhayangkaraperdana.com -  Dalam ungkap kasus Pencurian Dengan Kekerasan serta Penculikan Sat Reskrim Polres Semarang berhasil meringkus tiga pelaku dan mengamankan barang buktinya. Empat pelaku lainnya masih dalam pengejaran (DPO) .


Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo menjelaskan bahwa pelaku AQ (36) asal Winong, kab Pati, ZA (44) asal Kalongan, Ungaran Timur, TM (33) asal Kebakkramat, Kab. Karanganyar berhasil diamankan oleh Sat. Reskrim Polres Semarang. Kejadian tindak pidana pencurian dengan kekerasan bermula dari Dendam karena Isteri G (34) asal Bawen Kab. Semarang (DPO) yang pernah menjalin asmara dengan korban R (39) asal Kandangan Bawen Kab. Semarang, kemudian pelaku memancing korban untuk ketemuan di TKP yaitu Exit Tol Ungaran pada Minggu (02/05/2021) sekitar pukul 23.30 wib.


" Setelah Ketemu, korban dipukul, ditarik dari kendaraan L300 dan dimasukkan kedalam mobil innova, korban kemudian dibawa ke rumah daerah Karanganyar  untuk dianiaya, mata dilakban dan disekap yang meminta ganti rugi atas hubungan asmara dengan istreri korban," Ujar Kapolres Semarang


" Setelah itu korban dipaksa menjual kendaraan L300 yang masih proses leasing  selanjutnya diinapkan dihotel  Cleopatra Ambarawa yang diminta untuk melakukan tanda tangan pengakuan hutang namun korban berhasil kabur," Lanjut Kapolres. 


" Sedangkan G alias L (34) warga Bawen, Kab Semarang yang merupakan otak pelaku utama,  W alias K (45), L (43) dan O (50) yang ketiganya merupakan warga Surakarta masuk DPO dan masih dalam pengejaran petugas kami," jelas AKBP Ari Wibowo yang didampingi Wakapolres Kompol Sigit Ari Wibowo, Kasat Reskrim AKP Tegar dan Kasubbag Humas AKP Sugiyarta, dalam gelar perkara di Polres Semarang, Jumat (28/05/2021).


Dari tangan para pelaku, petugas Sat. Reskrim Polres Semarang berhasil mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya 1 unit Honda Brio nopol K 8452 WH, 1 unit Toyota Kijang Inova warna putih nopol F 1639 JT, 5 unit HP, serta uang tunai Rp 4.250.000. Sedangkan, korban mengalami kerugian 1 unit mobil Mitsubishi L300, 3 buah HP, 1 buah jam tangan serta uang dalam ATM miliknya sebesar Rp 5.000.000 dan total kerugian korban ditapsir sekitar  Rp 163. 000. 000.


" Mobil korban tersebut dijual kepada seorang penadah S alias U (31) warga Boyolali dan dari keterangan pelaku, bahwa diantara pelaku itu ada yang sudah mengenali korban. Sehingga, saat korban diajak ketemu dengan mudah menuruti ajakannya," terang AKBP Ari.


" Dengan Kejadian Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan dan atau Penculikan pelaku ini diancam dengan pasal 365 KUHP dan atau 328 KUHP dengan ancaman hukumannya 12 tahun penjara," imbuhnya.