Terdapat 4 Zona Merah Di Kab. Semarang, Pemkab Semarang Gandeng TNI Polri Semprot Ribuan Liter Disinfektan

.

Terdapat 4 Zona Merah Di Kab. Semarang, Pemkab Semarang Gandeng TNI Polri Semprot Ribuan Liter Disinfektan

Kamis, 10 Juni 2021

 

Istimewa


Laporan. : Bintang. | Kontributor


UNGARAN, Bhayangkaraperdana.com - Kegiatan Penyemprotan Desinfektan yang dilakukam oleh personil gabungan TNI Polri, Satpol PP, BPBD Serta Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang mengantisipasi penyebaran Covid 19 di Wilayah Kabupaten Semarang, Kamis (10/6/2021).


Bupati Semarang Ngesti Nugraha yang di dampingi oleh Kapolres Semarang  AKBP Ari Wibowo, beserta  Forkopimda Kabupaten Semarang menjelaskan bahwa dengan masih tingginya angka Positif Covid 19 yang ada di wilayah Kabupaten Semarang Pemerintah Daerah Kabupaten Semarang mengambil tindakan nyata yaitu dengan penyemprotan sekala besar di wilayah atau zona merah di wilayah Kabupaten Semarang. Bupati Semarang sendiri mengakui jumlah kasus baru positif Covid-19 sampai kemarin masih mengalami kenaikan, Terdapat empat kecamatan yang termasuk zona merah yakni Ambarawa, Bringin, Pabelan, dan Getasan. 


Menurut Bupati Semarang, penyemprotan disinfektan merupakan langkah dalam sosialisasi penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat. Selain itu, warga juga dihimbau mentaati instruksi Bupati Semarang Nomor 14 Tahun 2021 yang membatasi kegiatan sosial masyarakat, sehingga tidak terjadi kerumunan warga di pasar tradisional, tempat hiburan maupun di acara hajatan pengantin. 


" Kita mengimbau semua pihak mematuhi instruksi itu guna menekan penyebaran virus Covid-19," tegas Bupati Semarang.


" Kami juga telah menyiapkan tambahan kamar di rumah singgah Pringapus dan Kopeng untuk mengantisipasi kondisi terburuk. Berdasarkan data Dinas Kesehatan, jumlah pasien positif Covid-19 saat ini meningkat secara drastis," tambahnya


Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo saat memimpin apel kesiapan peralatan dan personel mengatakan penyemprotan akan dilakukan secara masif di seluruh Kabupaten Semarang. Dikatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan kemanusian yang bersifat preventif dan dilakukan secara humanis. Para personel diminta tetap mentaati prosedur penyemprotan yakni ke benda mati. Selain itu juga diimbau mengenakan alat pelindung diri seperti sarung tangan, kacamata dan masker dobel. 


" Kegiatan penyemprotan dilakukan dalam rangka mendukung instruksi Bupati Semarang menekan angka Covid-19 di Kabupaten Semarang. Pelaksanaannya dilakukan secara masif dengan memberikan bantuan dari BPBD dan Damkar di empat wilayah zona merah serta di wilayah lain yang melibatkan pemerintah, TNI dan Polri di tiap - tiap kecamatan," jelas AKBP Ari.


Kabag Ops Polres Semarang AKP Sandhi Widyanoe menambahkan tim penyemprotan disinfektan dibantu satu unit kendaraan taktis Armoured Water Canon (AWC) milik Polres Semarang. Selain itu juga dilibatkan tiga unit mobil Damkar dan dua truk tanki BPBD berisi ribuan liter disinfektan. Sedangkan puluhan personel yang terlibat berasal dari personel Kodim 0714, Polres Semarang, Satpol PP dan Damkar serta BPBD. 


"Ada empat tim yang akan bertugas melakukan penyemprotan disinfektan di tempat -tempat umum di empat kecamatan zona merah dan Ungaran Timur yang ada penambahan kasus Covid  19," terangnya.