Kapolda Jawa Tengah: Mulai Hari Ini Kabupaten Karanganyar Diberlakukan Manajemen Kontijensi Penanganan Covid-19.

.

Kapolda Jawa Tengah: Mulai Hari Ini Kabupaten Karanganyar Diberlakukan Manajemen Kontijensi Penanganan Covid-19.

Jumat, 09 Juli 2021

 

Istimewa


Laporan. : Imam S | Kontributor

Sumber. : Humas


KARANGAYAR, bhayangkaraperdana.com - Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi, pimpin Apel Gelar Pasukan Gabungan Satgas Penanganan Covid-19 di Alun-Alun Kabupaten Karanganyar, Kamis (8/7/2021).


Apel diikuti lebih kurang 300 orang dengan menerapkan protokol kesehatan.


Pada Apel Gelar Pasukan tersebut, dibacakan pernyataan sikap oleh Perwakilan Elemen Masyarakat Kabupaten Karanganyar, yang meliputi:


Pertama, Turut prihatin dan berduka cita atas meninggalnya kasus Covid-19 yang telah banyak menelan korban jiwa masyarakat di Kabupaten Karanganyar.


Kedua, Mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan bersama-sama menjaga kondisi sosial dengan tetap berada di rumah masing-masing. 


Ketiga, Mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan disiplin serta senantiasa menerapkan Protokol Kesehatan 5 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan membatasi mobilitas dan interaksi).


Keempat, Mendukung upaya pemerintah dan mendorong masyarakat untuk terlibat secara aktif dalam pelaksanaan 3T (testing, tracking dan treatment) dan vaksinasi bagi seluruh masyarakat Kabupaten Karanganyar.


Pangdam IV/Diponegoro Mayjend TNI Rudianto dalam sambutannya menyampaikan, bahwa saya bersama Kapolda Jawa Tengah datang ke Kabupaten Karanganyar, untuk memperkuat PPKM Darurat di Kabupaten Karanganyar


“Pelaksanaan PPKM Darurat ini diselenggarakan karena adanya lonjakan yang sangat tinggi pandemi covid-19 di seluruh Indonesia dan terutama di Jawa dan Bali. Tingginya ketersediaan tempat tidur di rumah sakit kemudian langkanya beberapa obat-obatan maupun oksigen, dan ini kita bergerak bersama untuk mengatasi ini,” Kata Pangdam IV/Diponegoro 


Lebih lanjut Pangdam mengungkapkan, saya mohon kepada seluruh masyarakat Kabupaten Karanganyar untuk mengikuti apa-apa yang sudah ditentukan oleh pemerintah pusat maupun Daerah agar laju perkembangan covid 19 di Kabupaten Karanganyar dapat ditekan. 


“Kepada seluruh pemuka agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, bersama-sama untuk menghimbau kepada masyarakat untuk mengurangi penyebaran covid-19 ini. Karena tanpa partisipasi masyarakat dan semua tokoh masyarakat, apapun yang dilakukan aparat pemerintah, penegak hukum, aparat keamanan dan seluruh stakeholder tidak bisa berbuat apa-apa.” jelasnya 


Sementara itu di tempat yang sama, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi 

menyampaikan, Hari ini saya dengan Pangdam datang ke Kabupaten Karanganyar, untuk memberlakukan manajemen kontijensi penanganan covid-19. 


“Kenapa saya katakan manajemen kontijensi penanganan covid 19, saya dengan Pangdam sudah mendatangi beberapa kabupaten, sudah kita lakukan operasi di wilayah Kudus, wilayah Jepara, wilayah Grobogan.” Terang Kapolda


“Pertama melonjaknya di Kudus kita lakukan manajemen kontijensi, Kodam IV/Diponegoro dan Polda Jawa Tengah bisa atasi secara flat dan selesai. Upaya yang kita lakukan nanti adalah dari upaya pre-emtif, preventif, treatment sekaligus penegakan hukum.” jelasnya 


Kapolda menjelaskan, upaya pre-emtif dilakukan dengan penyemprotan di seluruh Kabupaten Karanganyar secara serentak di kota-kota, jalan-jalan provinsi, sampai di tingkat Desa, secara masif, selama tiga hari secara terus menerus. 


Upaya preventif, beri pendidik kepada masyarakat untuk disiplin dan menjaga kesehatan dengan meningkatkan operasi yustisi baik pagi, siang maupun malam, terkait penggunaan masker dan mencegah kerumunan warga. Selain itu beri penerangan keliling sampai ke tingkat Desa secara masif, agar warga tergerak hatinya mengikuti protokol kesehatan.