Kapolres Semarang, Bupati Semarang Bersama Forkompimda Pantauan Pasar Tradisional dan Pasar Hewan.

.

Kapolres Semarang, Bupati Semarang Bersama Forkompimda Pantauan Pasar Tradisional dan Pasar Hewan.

Sabtu, 17 Juli 2021

 

Istimewa


Laporan : Arie | Kontributor


 

UNGARAN, bhayangkaraperdana.com - Pemerintah Kabupaten Semarang menutup sementara aktivitas perdagangan di pasar tradisional pada Jumat 16 Juli 2021.


Bupati Semarang bersama Forkompimda Kabupaten Semarang melakukan giat pantauan ke pasar tradisional termasuk ke pasar hewan. Jumat (16/7/2021)


Terlihat Bupati Semarang, H Ngesti Nugraha bersama Ketua DPRD Kabupaten Semarang dan Forkompimda Kabupaten Semarang, melakukan penyemprotan disinfektan ke pasar tradisional.


Di hadiri Bupati Semarang, H Ngesti Nugraha, Kapolres Semarang, AKBP Ari Wibowo dan Forkompimda Kabupaten Semarang serta instansi jajaran terkait lainnya.


Bupati Semarang, H Ngesti Nugraha menyampaikan, bahwa kami Pemerintah Daerah Kabupaten Semarang bersama Forkompimda selalu bersinergi dan mendukung program dari pemerintah, " Kata Bupati Semarang.


" Untuk pemberian bantuan kepada pedagang kecil, kami belum secara langsung kepada pedagang, kami sedang memperhitungkan dan mempertimbangkan retrebusi untuk pedagang, selama Pandemi dan kami akan berikan sembako,"ucapnya.


" kami bersama Disperindag akan kami hitung dan diskusikan kembali untuk para PKL," tambahnya.


" terkait untuk perkembangan khasus Covid 19 di Kabupaten Semrang untuk saat ini mengalami  penurunan, puncaknya pada tanggal 5 Juli 2021 ada kelompok 4399 kasus aktif, kemudian kemarin menurun 3111 kasus, artinya penurunan 27%, " jelasnya.


" Atas nama Satgas Covid  19 Kabupaten Semarang mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang bersama sama melakukan  beredukasi, Inovasi dan melakukan sosialisasi dalam rangka menekan angka penyebaran kasus aktif Covid 19 di Kabupaten Semarang." Pungkas Ngesti Nugraha.


Kapolres Semarang, AKBP Ari Wibowo menambahkan, Kegiatan ini adalah salah satu untuk mendukung instruksi Bupati Semarang. Dengan menutup pasar sementara sebanyak 33 pasar di Kabupaten Semarang. Itu juga bagian dari upaya memutus penularan virus Corona (Covid-19)," terangnya.


" Harapannya angka Covid 19 di Kabupaten Semarang terus menurun dan pandemi dapat berakhir, " pungkasnya.