Kapolres Semarang Lepas Serbuan Bansos Dari Aslog Kapolri Untuk Masyarakat Terdampak PPKM Darurat

.

Kapolres Semarang Lepas Serbuan Bansos Dari Aslog Kapolri Untuk Masyarakat Terdampak PPKM Darurat

Sabtu, 24 Juli 2021
istimewa


 Laporan. : Dimas | Kontributor



UNGARAN, bhayangkara perdana.com - Bertempat di Lapangan Apel Mapolres,  Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo, didampingi Waka Polres Semarang Kompol Sigit Ari Wibowo dan PJU Polres Semarang, membagikan sekaligus Pelepasan Distribusi Beras Dari Aslog Kapolri untuk Masyarakat  yang Terdampak PPKM Darurat di wilayah Kabupaten Semarang, Jumat (23/7/2021). 



Dalam kesempatan itu, Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo melalui Waka Polres Semarang, memberikan 20 paket sembako berupa beras secara simbolis kepada warga sekitar Polres Semarang, di halaman Polres Semarang.


Di saat yang sama, juga melepas bantuan sembako ke Polsek jajaran yang berasal dari Aslog Kapolri, yang kita droping ke 16 Kecamatan di wilayah Kabupaten Semarang, yang akan di bagikan secara bertahap, kepada warga yang membutuhkan.


" Dalam masa pandemi ini memang banyak dampak yang cukup luas, baik di sektor sosial ekonomi maupun sektor lainnya di tengah masyarakat, dan saat ini dengan diperpanjang PPKM Darurat  tentunya sangat berdampak sekali khususnya terhadap masyarakat kecil," jelasnya.


 " Sehubungan dengan hal tersebut dari Aslog Kapolri dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman serta Investasi Indonesia telah memikirkan untuk memberikan solusi khususnya terkait dampak dari program PPKM Darurat, salah satunya adalah program Bansos," ungkap nya.


Kami mendistribusikan  beras  ke masing - masing Polsek Jajaran sebanyak 112 paket/Polsek dengan total 2128 paket untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, secara bertahap.


" Diharap saat pendistribusian nantinya dapat bekerjasama dengan kepala desa dan Babinsa supaya tidak doubel dengan penerima bantuan lain  dan diberikan kepada masyarakat yang layak dan terdampak PPKM Darurat," tandas Wakapolres.


 " Apabila masyarakat yang sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah diharapkan tidak menerima bantuan ini, namun diprioritaskan kepada masyarakat yang belum mendapatkan bantuan sama sekali," tegasnya.



" Kita selaku alat negara diharapkan dalam memberikan bantuan sosial ini dapat bermanfaat kepada masyarakat dan menjadi ladang ibadah kita dalam masa pandemi Covid-19, semoga pandemi ini segera berakhir dan kehidupan dapat normal seperti sediakala," tutupnya.