Kapolres Semarang, Sambangi Anak Yang Ditinggal Orang Tua Meninggal Dunia Akibat Covid 19

.

Kapolres Semarang, Sambangi Anak Yang Ditinggal Orang Tua Meninggal Dunia Akibat Covid 19

Kamis, 12 Agustus 2021

 

Istimewa


Laporan. : Bintang | Kontributor


UNGARAN, bhayangkaraperdana.com - Perhatian Polres Semarang untuk membantu warga yang terdampak Pandemi Covid-19 terus berlanjut. Kali ini, Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo mendatangi empat anak di Kelurahan Tambakboyo Kecamatan Ambarawa dan Desa Derekan Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang yang orang tuannya meninggal dunia karena terpapar Covid-19, Selasa (10/8/2021).


Kapolres dan jajaran mendatangi satu per satu anak yatim piatu korban Covid-19. Sembari bersilaturahmi, Kapolres memberikan hadiah berupa  mainan kepada mereka yang masih berusia di bawah 5 tahun. Rombongan juga membawakan bantuan sosial (bansos) berupa sembilan bahan pokok (sembako).


Kapolres menjelaskan, kegiatan tersebut digelar secara serentak jajaran polda jawa tengah dalam rangka program Kapolda Jateng "Aku Sedulurmu", anak yang ditinggal orang tuanya meninggal karena terpapar Covid-19 yang diberikan bantuan dan menjadi anak asuh Polres Semarang.


"Kami mendatangi anak anak tersebut yang masih berusia dibawah 10 tahun, ada yang 2 tahun bahkan masih berusia 1 bulan ditinggalkan orangtuanya,  Disinilah kami hadir untuk bisa memberikan semangat dan hiburan kepada sang anak," ungkapnya.


Harapannya agar nantinya bisa tetap menyelesaikan dan mewujudkan cita-cita sebagaimana yang diharapkan oleh orang tuanya. Kegiatan tersebut,  merupakan empati building dari Polri dimana dalam situasi pandemi Covid-19 semua harus saling menjaga, mengingatkan dan juga saling membantu.


Keempat anak yatim piatu tersebut mendapat kunjungan dari Kapolres Semarang yakni Alm. Ind dan Almh. Ev yang meninggalkan kedua orang anak Ab (usia 2 tahun) dan Kr (usia 1 bulan) serta alm. Kt dan almh. Sm yang meninggalkan anak yang sedang menuntut ilmu Mr (22 tahun) dan Dg (10 tahun).


" Kami juga membawa beberapa mainan untuk anak yang ber- usia dibawah 5 tahun untuk menghibur mereka agar tidak bersedih, tetap bersemangat dan tetap ceria untuk bisa kembali hidup normal walaupun tanpa seorang ayah dan ibu. Kami juga memberikan bantuan berupa sembako, mudah-mudahan bisa bermanfaat," katanya.