TNI Polri Melarang Kerumunan Perlombaan Tujuhbelasan.

.

TNI Polri Melarang Kerumunan Perlombaan Tujuhbelasan.

Selasa, 17 Agustus 2021
istimewa


 Laporan : Anang S | Kontributor

Sumber. : Humas

 

WONOGIRI,bhayangkaraperdana.com - Polda Jateng melarang warga masyarakat menggelar perlombaan memperingati HUT RI yang berpotensi memunculkan kerumunan.


Polisi, secara tegas akan membubarkan keramaian perlombaan tujuhbelasan. Karena keramaian massa, dapat berpotensi memicu penyebaran Covid-19.


Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Suwondo, menyatakan, Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi, menyampaikan pesan larangan itu melalui Kabid Humas Polda, Kombes Iqbal Alqudusy.


Pemerintah, secara resmi melarang masyarakat menyelenggarakan perlombaan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-76. Utamanya perlombaan yang secara pisik berpotensi memunculkan kerumunan massa.


Apabila ada kegiatan yang memunculkan kerumunan, aparat kepolisian tidak segan-segan untuk membubarkannya. Petugas secara tegas akan membubarkannya, bila ada warga yang nekat menyelenggarakan.


Masih Tinggi

Hal itu mengingat, meskipun sudah mengalami penurunan, tapi kasus Covid-19 di Jawa Tengah masih tinggi. Potensi penambahan penyebaran Covid masih cukup besar, masyarakat jangan terlena dan tetap jaga Prokes ketat.


Sementara itu di Wonogiri, Tim Covid aktif melakukan kegiatan untuk mengedukasi masyarakat. Di Kecamatan Nguntoronadi, Danramil 04 Kapten (Inf) Budi Utama, menurunkan jajarannya untuk mengarahkan warga agar patuh Prokes.


Untuk melakukan tugas ini, Serma Memed bersama para Babinsa turun ke masyarakat untuk sekaligus membagi-bagikan masker. Dari Kecamatan Jatisrono, Wonogiri, Danramil-23 Kapten (Cpl) Eko Joko Santoso, menyatakan, operasi yustisi penegakan disiplin (Gakplin) Prokes bersinergi dengan Polsek dan aparat Kecamatan serta Tenaga Kesehatan (Nakes) Puskesmas.


Upaya mengedukasi masyarakat agar mematuhi Prokes juga berlangsung di Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri. Danramil-03 Ngadirojo Kapten (Inf) Sunardi), menyatakan, tidak henti-hentinya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.


Bersama para personel Tim Satgas Covid tingkat kecamatan, aktif melakukan pemahaman tentang Prokes kepada masyarakat, dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.