525 Gram Sabu Berhasil Diamankan Satresnarkoba Polresta Surakarta.

.

525 Gram Sabu Berhasil Diamankan Satresnarkoba Polresta Surakarta.

Rabu, 08 September 2021

 

Istimewa


Laporan : Guntoro | Kontributor



SURAKARTA, bhayangkaraperdana.com - Polresta Surakarta merilis pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba selama bulan agustus sampai bulan september dari total laporan polisi yg dibuat sebanyak 19 laporan polisi, Rabu(8/09/2021).


Dalam kesempatan itu,Kombes.Pol Ade Safri Simanjuntak menyampaikan ke beberapa awak media, " bahwa tim penyidik satresnarkoba Polresta Surakarta telah berhasil melakukan penangkapan terhadap 21 orang tersangka selama kurun wkt 1 bulan mulai bulan Agustus sampai bulan September berjalan. Dari 19 laporan polisi,dimana total laporan polisi yang dibuat terdapat dua kasus menonjol dari pengungkapan kasus yang dilakukan, dimana  pengungkapan kasus tersebut oleh penyidik satresnarkoba Polresta Surakarta berhasil melakukan penyitaan terhadap barang bukti narkoba jenis sabu seberat 562,67 gram sabu," ungkap Kapolresta.


Yang menonjol diantaranya pertama adalah penangkapan terhadap tersangka AT warga Jebres. Dari pelaku tersebut muncul modus baru yang dimana dari 4 gram sabu bisa dipecah menjadi 40 paket yg satu paketnya dijual tersangka sebesar 300 ribu rupiah.


" Pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada hari Rabu tanggal 1 September 2021 sekitar pukul 15.00 Wib di TKP Mojosongo,  dan tersangka adalah pelaku residivis kasus yg sama pada thn 2016," tegas Kombes Pol. Ade Safri Simanjutak.


Beliau juga menambahkan, "untuk kasus yang menonjol kedua adalah pengungkapan kasus yang dilakukan satresnarkoba Polresta Surakarta pada dua hari yang lalu terhadap tersangka AM yang merupakan warga Serengan. Dari tersangka AM tersebut penyidik Satresnarkoba yang dipimpin Kompol Muh Rikha Zulkarnain telah berhasil menyita barang bukti dari tangan tersangka seberat 525 gram narkoba jenis sabu yang dikemas menjadi 5 paket yang dibungus Lakban hitam dan 13 paket lainnya yang dibungkus dengan lakban warna coklat. Proses penangkapan tersangka AM diawali adanya informasi di terima oleh petugas satresnarkoba Polresta Surakarta, bahwa akan ada transaksi besar kurang lebih antara 1 sampai 2 kg yang akan dilakukan di wilayah kota Surakarta, yang kemudian langsung diapresiasi cepat oleh tim penyidik satres narkoba polresta Surakarta dengan strategi - strategi termasuk pengejaran tidak terputus," tambahnya. 


Pada awal penangkapan terhadap tersangka berhasil di sita barang bukti narkoba jenis sabu sebesar 40 gram  yang masing - masing dibuat 1 paket seberat 30 gram dan 2 paket masing-masing 5 gram.


" Kemudian dari hasil pengembangan penangkapan tersebut dilakukan penyitaan terhadap barang bukti lainnya di rumah kost tersangka dan berhasil diamankan 15 paket narkoba jenis sabu dengan total 485 gram yang terbagi menjadi 1 paket sabu seberat 100 gram,4 paket seberat 50 gram,5 paket seberat 25 gram, 2 paket sebert 20 gram, 1 paket seberat 10 gram dan 2 paket seberat 5 gram. Semua barang bukti tersebut bila ditotal dengan nilai uang kurang lebih sebesar 600 juta rupiah, " tuturnya.


Lebih lanjut yang beliau sampaikan perihal  tersangka AM terancam Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun pidana denda paling sedikit 1 milyar dan paling banyak 10 milyar.


Dalam keterangannya lebih lanjut, bahwa kedua tersangka masing - masing berkapasitas sebagai pengedar dan pengguna dalam kasus yg menonjol tersebut, karena setelah dilakukan tes urin kedua tersangka dinyatakan positif. 


Kedua tersangka dan tersangka lainnya yang total berjumlah 21 orang usai penangkapan telah diamankan di rutan Polresta Surakarta untuk diadakan penyidikan lebih lanjut.

Dari 21 tersangka, 6 diantaranya adalah warga di luar kota surakarta.


" Semua kemungkinan akan kami dalami,mengingat jaringan M user yang ada di luar kota Surakarta juga mensuport adanya peredaran narkoba di wilayah kota Surakarta dan sekitarnya, " tegasnya.


Dalam kesempatan yang sama, Kapolresta Surakarta juga berjanji akan memberikan reward kepada satuan satresnarkoba yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik, karena ini adalah pengungkapan yang paling besar sejak tahun 2020 -2021 sebagai pemacu semangat bagi anggota satresnarkoba. Pungkasnya.