Guna Memastikan Kelancaran Distribusi Pupuk, Bupati Grobogan Adakan Rakor Dengan KP3.

.

Guna Memastikan Kelancaran Distribusi Pupuk, Bupati Grobogan Adakan Rakor Dengan KP3.

Selasa, 21 September 2021

 

Istimewa


Laporan. : Imam Suranto | Kontributor


GROBOGAN, bhayangkaraperdana.com - Dalam menghadapi MT1 di kabupaten Grobogan agar kebutuhan pupuk  bisa terkendali serta terkecukupi  Bupati Grobogan Hj Sri Sumarni SH, MM mengadakan rapat koordinasi dengan jajaran terkait. 


Bupati Grobogan berharap di MT 1 ini pupuk bersubsidi bisa sesuai dengan kebutuhan para petani  di wilayah Kabupaten Grobogan. Bupati mengundang Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Kabupaten Grobogan.


Dalam pelaksanaan rapat koordinasi pupuk bersubsidi mengacu pada update RDKK 2020 sehingga kebutuhan pupuk bersubsidi di kabupaten Grobogan bisa sesuai kebutuhan petani. Rakor yang diadakan di ruang rapat wakil Bupati sesuai protokol kesehatan. 


Dalam rakor yang dipimpin langsung oleh Bupati Grobogan dihadiri anggota  KP3 Kabupaten yang terdiri dari Kepala Dinas Pertanian, Kapolres Grobogan, Kepala Dinas Perdagangan, Kajari Purwodadi, Dandim 0717/ Purwodadi. 


Hadir dalam rakor tersebut Distributor Pupuk ( Petro , Pusri) perwakilan dari BRI Cabang Purwodadi. Rakor yang diadakan secara virtual dengan mengajak peserta seluruh forkopincam, stakeholder, dan Koordinator penyuluh pertanian lapangan di 19 kecamatan berjalan dengan lancar.

 

Dalam rakor tersebut Bupati Grobogan, menegaskan bahwa kartu tani bisa segera di terima oleh petani dengan maksud agar penyaluran pupuk bersubsidi dapat berjalan dengan lancar. 


Dalam kesempatan ini Plt. Kadistan, menyampaikan permasalahan yang dihadapi di lapangan, diantaranya KPL (Kios Pupuk Lengkap) dalam melayani petani yang melakukan penebusan baik menggunakan kartu tani maupun manual tidak berpegang pada E- RDKK yang di prosentase dengan alokasi subsidi, sehingga dikhawatirkan terjadi kelebihan dalam penebusan.


Plt Kadistan memberi solusi yang bisa dilakukan adalah perbaikan sistem kuota dan melakukan edukasi kepada KPL serta menjelaskan kepada para petani penerima subsidi pupuk bahwa kuota dalam kartu tani adalah ERDKK dikalikan prosentase alokasi pupuk bersubsidi, tambahnya.


Adapun realisasi penyaluran pupuk bersubsidi untuk kabupaten Grobogan sampai dengan bulan Agustus adalah sbb pupuk Urea sebanyak 54.690 Ton, pupuk SP 36 sebanyak 3.190 Ton, ZA 27.078 Ton, NPK 40.750 Ton, POG 16.935 Ton dan pupuk POC sebanyak 40.250 Ton. Semua sudah terdistribusi kan kisaran 52 % -  64 %

Dr. Sunanto menghimbau agar petani yang telah mendapatkan pupuk bersubsidi agar digunakan sebaik- baiknya sesuai kebutuhan yang telah dijelaskan oleh penyuluh pertanian.