Pelaksanaan Sentra Vaksinasi Di Gedung Serba Guna Bung Karno Di Tinjau Langsung Oleh Bupati Semarang.

.

Pelaksanaan Sentra Vaksinasi Di Gedung Serba Guna Bung Karno Di Tinjau Langsung Oleh Bupati Semarang.

Kamis, 23 September 2021
istimewa


 Laporan. : Arie| Kontributor


UNGARAN, Bhayangkara perdana.com - Bupati Semarang H Ngesti Nugraha meninjau pelaksanaan sentra vaksinasi Covid-19 di Gedung Serba Guna Bung Karno, Kalirejo, Ungaran Timur, Senin (20/9/2021) siang.


Didampingi Wakil Bupati H Basari dan Kepala Dinas Kesehatan dr Ani Raharjo MPPM, Bupati berdialog langsung dengan warga yang akan menjalani vaksinasi. Selain itu juga dia menyapa para vaksinator dan tenaga kesehatan yang bertugas.


Menurut Bupati, sentra vaksinasi digelar untuk memperluas jangkauan dan pencapaian vaksinasi. Sehingga nantinya akan tercipta herd Immunity (kekebalan kelompok) terhadap virus Covid-19.


 Selain di Ungaran, rencananya juga akan digelar sentra vaksinasi di Ambarawa. Tak hanya itu, Pemkab Semarang juga menggandeng 19 klinik kesehatan yang ada untuk melayani vaksinasi Covid-19. Selain penambahan itu, pelayanan vaksinasi di puskesmas, rumah sakit dan klinik yang telah ada saat ini tetap berjalan terus. 


“ Nantinya akan ada vaksinasi dengan sistem mobile bekerja sama dengan Djarum Foundation berkeliling ke kecamatan-kecamatan,” katanya.


Langkah terobosan itu diharapkan mempercepat pencapaian minimal 60 persen warga sasaran telah tervaksinasi.


Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan dr Ani Raharjo MPPM menegaskan strategi percepatan vaksinasi dengan pola mendekati sasaran. Dinkes berencana segera menggelar sentra vaksinasi di Gedung Gotong Royong Ambarawa.


 Menyinggung teknis pelayanan vaksinasi secara mobile, Ani menyebut akan ada tiga titik pelayanan yang berpindah tempat setiap dua minggu sekali. Penentuan tempat pelayanan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan. Dia optimis pencapaian 60 persen warga sasaran tervaksinasi dapat terlaksana dalam waktu dekat.


 “ Prinsipnya percepatan pelayanan vaksinasi ini adalah mendekati warga sasaran,” terangnya.


Data Dinkes, warga tervaksinasi dosis 1 sebanyak 382.604 atau 46,05 persen. Sedangkan yang tervaksinasi dosis 2 sebanyak 200.647 orang (24,15 persen).

Terkait stok vaksin, sampai dengan Minggu (19/9/2021) berdasarkan sistem monitoring imunisasi dan logistik elektronik (SMILE) ada 59.302 dosis vaksin Sinovac dan Moderna di gudang penyimpanan Dinas Kesehatan. Sedangkan yang tersimpan di beberapa fasilitas kesehatan tercatat 58.131 dosis terdiri dari Sinovac, Moderna dan Sinopharm.