Seleksi CPNS Dan PPPK, Bupati Semarang Jamin Tidak Ada KKN.

.

Seleksi CPNS Dan PPPK, Bupati Semarang Jamin Tidak Ada KKN.

Rabu, 15 September 2021

 

Bupati Semarang Ketika meninjau kesiapan tes CPNS dan PPPK sesaat Sebelum dimulai.

Laporan : Arie B | Kontributor


SEMARANG, Bhayangkara perdana.com - Pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) penerimaan CPNS dan PPPK Kabupaten Semarang tahun 2021 dimulai hari ini, Selasa (14/9/2021).


Peresmian pelaksanaan ditandai dengan pengguntingan pita di pintu masuk ruang computer assisted testing (CAT) gedung UTC di Kota Semarang oleh Bupati H Ngesti Nugraha.


Ketika meninjau kesiapan tes sesaat sebelum dimulai, Bupati menjamin seleksi akan bebas Kolusi Korupsi dan Nepotisme (KKN). “Pelaksanan seleksi tidak ada titipan, KKN maupun uang. Apabila ada yang menjanjikan pakai uang atau titipan, jangan dipercaya,” tegasnya didampingi Wakil Bupati H Basari , Sekda Djarot Supriyoto dan pejabat lainnya.


Sementara itu pengawas dari BKN regional Yogyakarta, Sugiyono menghargai kerja keras jajaran Pemkab Semarang yang mampu menjalankan proses seleksi dengan prokes ketat. Dia juga mengatakan proses seleksi menggunakan CAT menjamin kecepatan dan hasil obyektif kemampuan para peserta. “Jadi kita tidak usah bingung dan dijamin tidak bisa lagi ada surat wasiat. Karena hasilnya dapat langsung diketahui,” katanya.


Kepala BKD Partono melalui Kepala Bidang Pengadaan dan Mutasi Pegawai , Wahyuningsih menjelaskan ada 50 formasi jabatan CPNS yang dibuka pada tahun 2021 ini. Dari jumlah itu, ada dua formasi yang tidak ada pendaftar yakni dokter spesialis gizi klinik dan spesialis syaraf.


Total ada 3.165 peserta yang akan mengikuti seleksi kemampuan dasar (SKD) memperebutkan 136 lowongan. SKD akan dilaksanakan sampai dengan tanggal 18 September mendatang. Pada hari pertama, dari 250 peserta yang diundang mengikuti SKD ada 20 yang tidak hadir.


Sedangkan pelamar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) non guru, tercatat 169 orang yang akan mengikuti uji kompetensi memperebutkan 150 lowongan. Sebanyak 21 formasi PPPK dibuka dan lima formasi diantaranya tidak ada peserta yang memenuhi syarat.