Antisipasi Perayaan Pergantian Malam Tahun Baru Di Kabupaten Semarang, 400 Personil Gabungan Disiagakan

.

Antisipasi Perayaan Pergantian Malam Tahun Baru Di Kabupaten Semarang, 400 Personil Gabungan Disiagakan

Jumat, 31 Desember 2021

 


Laporan : Bintang | Kontributor


UNGARAN, bhayangkaraperdana.com - Pengamanan Malam Tahun Baru 2022 di kabupaten semarang, Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika memimpin langsung Apel Kesiapan Pengamanan Malam Tahun Baru 2022 di halaman Mapolres Semarang, sesuai dengan instruksi Mendagri yang ditindak lanjuti Instruksi Bupati Semarang bahwa adanya pelarangan dalam perayaan malam tahun baru, Jumat (31/12/2021).


Apel Kesiapan Pengamanan pergantian Malam Tahun Baru 2022 ini diikuti oleh 400 personil gabungan TNI dari Kodim 0714 Semarang, personil Polri dari Brimob Polda Jateng dan Polres Semarang serta personil dari Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol PP Kabupaten Semarang.


Dalam sambutan dan arahannya Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika  mengatakan malam pergantian tahun 2022 ini sesuai dengan instruksi Mendagri yang ditindak lanjuti Instruksi Bupati Semarang bahwa adanya pelarangan dalam perayaan malam tahun baru serta penutupan obyek -obyek vital kerumunan seperti alun-alun di wilayah kabupaten semarang. 


" Kami melaksanakan dengan sesuai aturan instruksi Mendagri dan instruksi Bupati Semarang maka masyarakat akan diberikan himbauan untuk melakukan perayaan dirumah saja dan bagi pedagang yang masih buka akan kami berikan sosialisasi secara humanis untuk menaati peraturan tersebut," kata AKBP Yovan.


" Bagi masyarakat kalau tidak ada kepentingan, tidak perlu keluar rumah dan mengadakan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Masyarakat tidak usah mengadakan perayaan pawai arak - arakan atau pesta kembang api dalam rangka malam pergantian tahun," jelasnya.


Kapolres menegaskan bahwa pihaknya ingin memastikan bahwa di wilayah Polres Semarang tidak banyak kegiatan di malam pergantian tahun yang nantinya menimbulkan gangguan kamtibmas maupun klaster - klaster baru terkait covid -19.


" Nantinya para personil TNI, Polri, Dishub dan Satpol PP ini akan menempati pos - pos yang menjadi wilayah tugasnya berkoordinasi dengan seluruh Polsek jajaran dibantu Koramil jajaran," pungkas kapolres.


Kapolres Semarang berpesan agar menyampaikan pesan ini secara Persuasif dan Humanis kepada masyarakat. Beri pengertian kepada masyarakat bahwa saat ini masih masa pandemi Covid-19 sehingga kita berkewajiban untuk menghimbau masyarakat agar tidak mengadakan kegiatan - kegiatan yang menyebabkan kerumunan.


" Untuk rekan - rekan sampaikan dengan baik secara Persuasif dan Humanis kepada masyarakat. Apabila masyarakat tidak mengindahkan, barulah nanti bisa mengambul langkah - langkah selanjutnya," tegas AKBP Yovan.


Selain terkait dengan antisipasi kerumunan massa jelang pergantian tahun jelas Kapolres, pihaknya juga akan mengantisipasi kemungkinan terjadinya tawuran antar kelompok atau antar pemuda karena disinyalir pasti ada sebagian iring-iringan atau konvoi sehingga menimbulkan ketersinggungan. Serta tidak luput mengantisipasi terjadinya balapan liar di malam pergantian tahun.