Tebing Setinggi 40 Meter di Belakang ‘Eling Bening’ Longsor, JLA Sementara Ditutup

.

Tebing Setinggi 40 Meter di Belakang ‘Eling Bening’ Longsor, JLA Sementara Ditutup

Sabtu, 19 Februari 2022

 

Ket foto :JLA yang ditutup sementara akibat tanah longsor menutup akses jalan. (Foto Heru)


UNGARAN, Bhayangkaraperdana.com – Tebing setinggi kurang lebih 40 meter yang berada di belakang wisata Eling Bening, Kec Bawen, Kab Semarang longsor, akibatnya longsoran lumpur bercampur pepohonan itu menutup akses jalan lingkar Ambarawa (JLA). 


Peristiwa tebing longsor ini terjadi pada Jumat (18/02) sekitar pukul 11.15 WIB saat hujan deras mengguyur wilayah Ambarawa dan sekitarnya.


“Akibat tanah longsor itu Jalur Lingkar Ambarawa (JLA) untuk sementara ditutup dari akses kendaraan. Kendaraan dari arah Bawen menuju Ambarawa dan sebaliknya dialihkan melewati “jalur tengah” Ambarawa.


 Beruntung, dalam tanah longsor ini tidak ada korban jiwa. Sekarang ini, sedang diupayakan menyingkirkan lumpur yang menutup jalan menggunakan alat berat,” terang Ipda Sumianto, anggota Satlantas Polres Semarang di lokasi tanah longsor sekaligus bertugas mengatur arus lalu lintas.


Sejumlah warga sekitar lokasi longsor mengaku kaget saat mendengar suara gemuruh bersamaan hujan deras pada Jumat (18/02/2022) sekitar pukul 11.15 WIB. Suara gemuruh itu ternyata tanah longsor dari tebing setinggi kurang lebih 40 meter di belakang wisata Eling Bening. Dalam sekejap, tanah dan air atau lumpur disertai pepohonan menutup akses JLA.

 

“ Saat itu memang hujan deras dan tahu-tahu mendengar suara gemuruh. Ternyata, ada tebing di belakang wisata Eling Bening yang longsor. Dalam sekejap, longsoran itu menutup akses JLA. Untuk menyingkirkan longsoran lumpur itu, warga sekitar bersama dengan petugas gabungan bergotong royong menggunakan peralatan seadanya. Kemudian, dua alat berat tiba di lokasi longsor bersama dengan petugas BPBD, Damkar, maupun para relawan serta anggota TNI dan Polri bahu membahu singkirkan longsoran,” tandas Sarmadi (54) dan Triyanto (48), keduanya warga yang rumahnya tidak jauh dari longsoran.(Ar/Heru)