Gegerkan Warga, Mbah Suraji Ditemukan Tewas di Kali Pentung Kupang

.

Gegerkan Warga, Mbah Suraji Ditemukan Tewas di Kali Pentung Kupang

Minggu, 26 Februari 2023

 

Ket foto : Mayat Suraji usai dievakuasi dari Kali Pentung, Karang Sari, Kel Kupang. (Foto Heru).


UNGARAN, Bhayangkaraperdana.com – Ditemukannya mayat laki-laki di Kali Pentung daerah Karang Sari RT 03 RW 10, Kel Kupang, Kec Ambarawa, Kab Semarang pada Sabtu (25/02/2023) pagi sekitar pukul 07.30 WIB menggegerkan warga. Mayat itu diketahui bernama Suraji (81) warga setempat yang rumahnya tidak jauh dari lokasi penemuan mayat.


Informasi yang dihimpun dari lokasi penemuan, pertama kali yang melihat mayat itu adalah Sabar (45) warga Karang Sari RT 03 RW 10, Kel Kupang, yang sedang berjalan menuju sungai tersebut untuk mencari pasir. Sesampainya di sungai, saksi dikegatkan dengan adanya tumpukan seperti tumpukan sampah. Saksi mendekati tumpukan itu dan saat dilihat tumpukan itu ternyata tubuh seseorang yang akhirnya diketahui bernama Suraji yang sudah meninggal dunia.


Dari penemuan ini, Sabar memberitahu pada tetangga yang lain yaitu Sarpin. Lalu, berdua kembali mendatangi mayat Suraji, setelah dapat dipastikan itu mayat tetangganya langsung melaporkan kepada Yono (Ketua RT 03 RW 10). Laporan ini diteruskan kepada Babinsa Kel Kupang Koptu Sukiran dan Bhabinkamtibmas Ke Kupang Aiptu Suparyadi dilanjut laporan ke Polsek Ambarawa.


Kapolsek Ambarawa AKP Abdul Mufid yang menerima laporan itu dan masih berada di Pasar Projo Ambarawa untuk mengikuti resik-resik pasar, langsung menuju lokasi penemuan. Kemudian melaporkan ke Puskesmas Ambarawa dan Tim Inafis Polres Semarang. Sesaat kemudian, mayat itu dievakuasi dan langsung dibawa ke kamar mayat RSUD dr Gunawan Mangunkusumo Ambarawa.


“Usai dievakuasi dibawa ke kamar mayat RSUD Ambarawa dan dari pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Diduga, korban yang sudah tua itu saat berjalan di pinggir kali terpeleset dan terjatuh di kali. Setelah dilakukan pemeriksaan medis, jenazah korban diserahkan kepada keluarganya untuk dilakukan pemakaman,” pungkas AKP Abdul Mufid. (Heru/rie).